Pencuri melepas tiga ekor buaya lapar berkeliaran di sekolah Taminmin College di Humpty Doo, Australia, lalu mereka menguras isi kantor sekolah itu.

Reptil yang mematikan itu – seekor di antaranya sepanjang dua meter – akhirnya berhasil ditangkap petugas keamanan kawasan, Minggu (21/8/2016), seperti dilaporkan Daily Mirror, Senin (22/8/2016).

Polisi pun memburu sekelompok pencuri yang telah melepaskan tiga ekor amfibi paling mematikan itu di sekitar kantor kolese tersebut.
Menurut polisi, setelah membiarkan binatang berbaya itu berkeliaran di dalam halaman sekolah, sekelompok pencuri dengan mengenakan masker langsung mengobrak-abrik kantor.

Seorang polisi senior, David Gregory, mengatakan, ia tidak tahu dari mana binatang buas itu berasal. Namun, semuanya dalam kondisi kelaparan dan haus.

Gregory mengatakan kepada ABC News, “Petugas pawang binatang tersebut sangat prihatin dengan kondisi tiga hewan liar itu”.

“Binatang itu tidak melihat air untuk waktu yang lama dan kurang gizi,” katanya tanpa menjelaskan tentang pencurian pada Sabtu (20/8/2016) malam itu.

Para pelaku kini menghadapi hukuman berat karena melakukan tindakan kejam terhadap hewan, dan bisa didenda sampai Rp 502,6 juta.

Buaya telah ditangani pihak yang berwenang. Kebun Binatang Rockhampton, Queensland, Australia, mengunggah rekaman mereka atas buaya air asin (laut dan payau) tersebut.
(kompas)