Meski tinggal seorang diri di Gua Langse yang jauh dari keramaian, tak membuat Sakijem (62) merasa kesepian. Seekor anjing jantan penurut setia menemani dan melindunginya dari berbagai gangguan selama tinggal di gua tersebut.

“Saya namakan Bambang, nggak tahu artinya apa. Saya ingin saja menamai dia Bambang,” ujar wanita tua yang akrab disapa Mbah Kijem ini.

Tentang Bambang, Anjing yang Setia Temani Mbah Kijem Hidup di Gua

Mbah Kijem bercerita dalam bahasa Jawa Krama Inggil saat detikcom mendatangi Gua Langse awal Oktober yang lalu.

Gua Langse yang berada di Dusun Gabuk, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini memang jarang dijamah bahkan oleh warga sekitar gua itu. Kebanyakan pengunjung justru datang dari luar wilayah DIY yang memiliki tujuan spiritual.

Anjing berwarna cokelat berumur 2 tahun ini menjadi teman dan bahkan sudah dianggapnya sebagai anak sendiri. Selain menemani, Bambang juga melindungi Kijem dari serangan kawanan kera nakal yang kerap mencuri barang-barang milik Kijem.

“Dulu sebelum ada Bambang, banyak kera masuk sini. Mencuri makanan, panci, apa saja, sampai pusing sekali. Tapi sekarang mereka (kera) takut sama Bambang,” kata Kijem sambil mengelus kepala Bambang.

Mbah Kijem dan Bambang (Foto: Sukma IP/detikcom)

Selama 48 tahun tinggal di gua ini, Kijem mengaku merasa cukup dengan hidupnya. Meski harus melalui jalanan terjal dan curam naik turun tebing jika ingin membeli kebutuhan hidup, Kijem teguh pada pendiriannya untuk tinggal di sana.
(detiknews)