Anjing dianggap sebagai hewan yang sangat loyal pada pemiliknya.

Berbagai jenis anjing memiliki penampilan lucu dan menggemaskan, apalagi jika masih bayi. Penampilan mereka yang lucu ini tentu membuat pembeli jadi lebih tertarik untuk memiliki.

Namun, belakangan, sebuah video pedagang anjing jadi viral di media sosial.

Pedagang perdagangkan anak anjing seperti mainan

Kisah ini bermula saat seorang turis asal Republik Ceko yang bernama Petr Vrána mengunggah sebuah video melalui akun Facebook.

Ia menjadi saksi perdagangan anak anjing di daerah Lanzhou, Tiongkok, yang dianggap mengerikan. Dalam video tersebut, ia menulis keterangan:
“Ketika kami berada di area trotoar Lanzhou, kami melewati para pedagang yang menjual anak anjing. Awalnya, kami tak percaya dengan apa yang kami lihat, kami kira mereka menjual boneka lucu. Namun, setelah mengamati lebih dekat, kami tahu bahwa mainan tersebut adalah anak anjing hidup yang berpakaian kostum warna-warni.”

Sedih, Padahal Hidup, tapi Para Pedagang Ini Malah Jual Anak Anjing Layaknya Boneka, Videonya Viral!

Melalui video tersebut, diketahui bahwa ada setidaknya 10 pedagang yang memperjualbelikan anjing. Mereka duduk di belakang kotak anak-anak anjing yang terlihat sempit dan berdesakan. Kebanyakan dari mereka didandani dengan kostum berwarna-warni untuk membuat pembeli tertarik. Kedua kaki belakang mereka dibungkus kain untuk membatasi pergerakan.

Tak hanya itu, hal yang lebih buruk pun dilihat langsung oleh turis ini. Ia melihat para pedagang memperlakukan binatang-binatang ini dengan kasar. Seorang pedagang wanita bahkan memegang leher anak-anak anjing ini saat menawarkannya pada pembeli. Hal yang lebih miris adalah bahwa cara ini terbukti menarik banyak orang untuk melihat anak-anak anjing ini.

Pedagang perdagangkan anak anjing seperti mainan

Unggahan ini langsung jadi viral hanya dalam beberapa hari. Hingga 25 Mei 2017, video ini sudah ditonton lebih dari 5,5 juta kali dan dibagikan sebanyak 69 ribu kali.

Banyak netizen yang menyampaikan kekesalannya usai melihat aksi para pedagang ini.
Anjali Harlalka: “Apa yang salah dengan orang-orang ini… tak diragukan lagi mereka adalah makhluk tak punya hati.. mereka senang menyakiti binatang..”

Sue Purver: “Sangat menyedihkan. Mau jadi apa dunia ini? Mereka bukan mainan tapi makhluk hidup, mereka bernafas yang jika beruntung bisa hidup lebih dari 11 tahun dan membutuhkan kasih sayang, perhatian dan makanan.”

Sebelum kejadian ini, Tiongkok dianggap negara yang tega terhadap binatang karena banyak dari mereka yang menjadikan anjing sebagai makanan.

Duh, semoga kejadian ini tak ditemukan di negara-negara lain ya. Semoga juga pihak berwenang bisa menghentikan aksi perdagangan yang dianggap menyiksa ini.
(tribunnews)