Ali Meşe kehilangan banyak hal setelah api melahap rumahnya sampai habis. Pria 83 tahun itu kini menjadi tunawisma tanpa ada barang berharga yang tersisa akibat insiden kebakaran.

Kejadian kebakaran ini terjadi ketika Meşe berusaha untuk menyalakan api melalui kompor di rumahnya, di desa kecil bagian barat Turki. Meşe menyadari ada yang salah dengan kompornya dan memicu ledakan kecil.

Pria Tua Peluk Kucing Setelah Selamat Dari Insiden Kebakaran

Dengan cepat ledakan tersebut mengakibatkan kebakaran di rumahnya. Apalagi rumahnya yang terbuat dari kayu dengan cepat dilahap api tanpa butuh banyak waktu. Walaupun rumahnya terbakar sampai habis, Meşe bersama dengan istri dan putranya berhasil menyelamatkan diri.

Meski demikian, Meşe juga merasa senang karena sahabat kecilnya berhasil selamat. Tak disangka seseorang mengambil fotonya saat sedang menangis dan memeluk kucing kesayangnya. Tak lama setelah itu, foto Meşe menjadi viral di media sosial.

Dalam foto emosional itu, baik Meşe dan kucingnya seperti tak mau melepaskan satu sama lain.

Pria Tua Peluk Kucing Setelah Selamat Dari Insiden Kebakaran

Akibat insiden tersebut Meşe mengalami luka bakar tetapi, lukanya tak parah sehingga mereka melarikannya ke rumah sakit. Saat ia di rumah sakit ternyata cerita tentang kakek itu mendapat perhatian dari publik.

Organisasi kemanusiaan, Turkish Red Cresent, memberikan sejumlah hadiah kepada kucing Meşe. “Mari kita jaga kucingnya dengan hangat,” tulis Kerem Kinik, Kepala Organisasi Bulan Sabit Merah, melalui Twitter pribadinya.

Hadiah itu sangat diterima dengan baik oleh Meşe, sehingga senyum di wajah kakek itu mulai muncul karena merasa bahagia menerima kebaikan dari banyak orang.

Yayasan bantuan dan solidaritas Mudurnu juga sudah mulai membangun rumah baru bagi keluarga Meşe. Pihak juru bicara Kepresidenan, Ibrahim Kalin juga memberikan informasi bahwa ia telah menghubungi pemerintah lokal yang menjabat di daerah tempat tinggal Meşe.

Pria Tua Peluk Kucing Setelah Selamat Dari Insiden Kebakaran

Gubernur lokal mengatakan bahwa mereka akan menangani kebutuhan dari “paman Ali Meşe”. Setelah keluar dari rumah sakit, Meşe juga menambahkan bahwa ia kerap mendapat ratusan panggilan dari orang-orang yang ingin memberikan bantuan kepadanya.
(liputan6)