Ada sebuah merek baru produk perlengkapan mandi yang menarik perhatian bernama Kevin, sebuah produk parfum, yang dijual satu paket dengan shampo dari minyak macadamia atau cologne segar berbau mint.

Kecuali rangkaian produk wewangian baru yang eksklusif ini bukan untuk pria atau wanita dalam hidup Anda, tapi ini untuk teman terbaik Anda – anjing Anda.

Inspirasi dibalik parfum yang diberi nama Kevin ini tak lain adalah kevin, seekor anjing jenis bulldog mini Australia milik dokter hewan di Kota Coolum, Queensland, Dr Dan Capps.

Parfum Khusus Untuk Anjing Terkenal dari Queensland

Dr Dan Capps mengatakan bahwa Kevin adalah selebriti kecil di ruang operasi di kliniknya, dia kemudian memutuskan untuk melakukan sesuatu untuk Kevin seperti apa yang dilakukan oleh manajer lainnya kepada klien terkenal mereka, dia menciptakan rangkaian produk perlengkapan mandi untuknya.

Produk itu diciptakan dengan pra-rilis yang meyakinkan dan menggoda berupa “sebuah pengumuman terbesar” dalam sejarah klinik dokter hewan milik Dr Dan Capps tersebut.

Dan kemudian ada juga siaran pers resmi.

“Bergabung dengan nama-nama terkenal di industri parfum seperti Hugo Boss, Calvin Klein, Armani dan Delta, kini hadir sebuah cologne baru, dengan aroma baru, definisi dari sebuah kelas, kecanggihan dan gaya bersama hadirnya Kevin,” demikian bunyi rilis itu.

Siaran pers itu bahkan menyertakan “sebuah pernyataan dari Kevin”:

“Saat saya pulih dari ruang operasi, saya terus menerus memikirkan bagaimana cara agar saya bisa terhubung dengan penggemar saya. Dan kemudian gagasan ini datang, memberi mereka sebuah wewangian yang dapat mendefinisikan saya.

Minyak Macadamia, karena macadamia sangat beracun untuk anjing dan saya suka hidup penuh tantangan, dan vanilla karena saya manis dan saya suka es krim dan ekstrak plum Kakadu karena kedengarannya mahal.

parfum untuk anjing

Anjing cologne dibuat untuk amal

Dr Capps menciptakan Kevin, parfum untuk anjing, murni sebagai produk unik yang hanya dipasarkan sekali saja untuk mengumpulkan dana bagi Wildlife Volunteers Association (WILVOS) di Sunshine Coast.

Tapi dia sangat terkejut dengan permintaan yang mengharuskan dia untuk terus memproduksi lebih banyak parfum untuk anjing tersebut.

“Parfum itu menjadi sangat dikenal, parfum Kevin itu seharusnya hanya dibuat satu kali saja, tapi orang terus memintanya. Ada seorang pria yang masuk ke klinik dokter hewan saya pukul 7:30 pagi hanya untuk mencari parfum itu,” katanya.

Bahkan meski harganya sedikit lebih mahal, label harga yang trendi sepertinya justru membuat orang melirik parfum ini.

Parfum khusus anjing ini proses pembuatannya memakan biaya $ 15,35 (Rp155 ribu) per botol dan shamponya seharganya $ 16,89 .

Tidak ada makna tersembunyi dengan harga yang tidak biasa.

“Kami menetapkan harga sesuai dengan berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk membuat produk ini dan kemudian menambahkan $ 5 untuk menghasilkan uang untuk WILVOS,” kata Dr Capps.

seorang pria duduk dipantai bersama anjing bernama kevin melihat ke arah kamera

Kevin bukan tipe selebriti yang membuat produk tapi tidak memakainya.

“Kevin hanya memakai Kevin, berkat Kevin, sekarang Kevin baunya jauh lebih enak,” kata Dr Capps.

Dr Capps tidak mengetahui ada pembuat cologne individual untuk anjing lainnya.

Jika Kevin terganggu oleh ratusan penggemar baru yang menggemari rangkaian produk barunya, dia tidak menunjukkannya.

Syukurlah Kevin, sang Fragrance, juga hadir dengan sanggahan: “Produk ini tidak mengandung ekstrak Kevin, juga tidak berbau seperti Kevin”.
(detik)