Beberapa waktu lalu beredar video mengharukan tentang seekor anjing betina tengah melepas kepergian sahabat manusianya yang terbaring dalam keadaan koma. Video ini viral di Facebook dan membuat seluruh dunia menitikkan air mata.

Masih ingat dengan kisah Hachiko, anjing setia yang menunggu kepulangan mendiang tuannya selama bertahun-tahun di stasiun? Rupanya para petugas di rumah sakit tempat Ryan Jessen, 33, tak ingin anjing kesayangannya mengalami nasib yang sama.

Ketika Ryan mengalami pendarahan otak tiba-tiba November lalu, semua orang sudah menduga kalau pria ini ini tak akan bertahan. Karena itu staf rumah sakit tempatnya dirawat memberikan kesempatan terakhir bagi Molly, anjingnya yang setia untuk berpamitan.

“Pihak rumah sakit melakukan hal yang manis untuk kami dan memberi kesempatan bagi kami untuk membawa anjing milik saudara saya mengucapkan selamat tinggal, jadi dia tahu mengapa tuannya tak akan pernah pulang lagi. Jika Anda mengenal saudara saya, dia benar-benar mencintai anjingnya,” tulis saudara perempuan Ryan, Michelle pada halaman Facebook-nya.

Molly tampak begitu sedih, meringkuk di atas tubuh Ryan yang terbaring di atas ranjang. Sementara keluarga Ryan berusaha mengikhlaskan kepergiannya, memintanya untuk tidak mengkhawatirkan Molly, karena dia sudah menjadi anggota keluarga.

Begitu mengembuskan napas terakhir, jantung Ryan didonorkan pada seorang anak berusia 17 tahun.
(merdeka.com)