Anjing dalmatian identik dengan pemadam kebakaran. Di buku anak-anak, dalmatian seringkali muncul menemani petugas pemadam. Ternyata, fungsi dalmatian lebih dari sekadar ikon.

Sejak masa pemerintahan Raja George III, dalmatian muncul sebagai anjing peliharaan untuk menunjukkan status, dan disebut juga sebagai anjing kereta kuda karena selalu berlari di samping kereta.

The Kennel Club di Inggris bahkan menjuluki anjing ini sebagai “pelari maraton” karena memiliki ketahanan luar biasa dan bisa berlari dalam jarak yang panjang dengan kecepatan sedang.

Sebelum mobil pemadam kebakaran muncul di Inggris, petugas pemadam menggunakan kereta penampung air yang ditarik oleh kuda untuk memadamkan api. Salah satu alat yang digunakan pada pertengahan abad ke-18 adalah mesin uap yang tekanannya digunakan untuk menyemburkan air dari selang.

Saat kereta kuda ini melesat menuju lokasi kebakaran, para petugas pemadam tak memiliki waktu untuk memberi peringatan kepada orang-orang di sepanjang jalan, dan kuda pun sulit untuk melambat.

Saat alarm kebakaran dibunyikan di London, dalmatian akan berlari keluar, menggonggongi orang-orang yang ada di jalan agar menepi, dan membiarkan kereta pemadam lewat. Juga berfungsi sebagai sirine, dalmatian akan terus menggonggong dan mengusiri orang di sepanjang jalan, hingga kereta tiba di di lokasi kebakaran.

Saat petugas memadamkan api, tugas dalmatian belumlah selesai. Ia akan mengalihkan perhatian kuda yang takut akan api dan menenangkannya. Dalmatian juga akan menjaga kereta agar tak ada orang yang mencuri barang-barang para petugas.

Hingga kini, beberapa stasiun pemadam kebakaran di AS masih memelihara dalmatian sebagai maskot mereka. Anjing tersebut tak lagi berlari namun ikut berkendara di dalam mobil.
(nationalgeographic)