Bersiul dan bersenandung saat pergi melakukan kegiatan sehari-hari mungkin tampak seperti perilaku khas manusia, tetapi menurut sebuah studi baru, gorila juga menikmati bernyanyi dan bersenandung ketika menikmati makanan yang lezat.

Membuat panggilan suara ketika makan, adalah sifat yaang sering terlihat pada burung dan mamalia, namun itu juga terlihat pada kera besar lainnya, seperti simpanse dan bonobo.

Peneliti Eva Maria Luef dari Max Planck Institute for Ornithology dan rekan-rekannya berusaha untuk menciptakan analisis ilmiah dan rinci pertama perilaku gorila saat makan. Selama ekspedisi ke Republik Kongo, mereka merekam dan menganalisa perilaku “bernyanyi” dalam dua kelompok terpisah dari gorila alam liar dataran rendah barat. Penelitian mereka dipublikasikan di jurnal PLOS One.

Mungkin Anda bertanya-tanya, seperti apa lagu gorilla mungkin terdengar ? Ada beberapa rekaman yang ditunjukkan dengan perilaku dalam video di bawah ini.

Penelitian mereka menemukan bahwa kemungkinan gorila bersenandung bervariasi, tergantung pada makanan yang mereka makan misal vegetasi air, bunga, atau biji menyebabkan kemungkinan senandung yang tinggi, sedangkan ketika memakan serangga, mereka mengeluarkan sedikit senandung.

Selain itu, gorila jantan dewasa yang bersenandung lebih dominan lebih dari betina atau remaja. Anda mungkin berpikir itu untuk menunjukkan beberapa jenis dominasi hirarkis, namun para peneliti berpikir itu hanya untuk mengurangi risiko menarik predator pada kelompok yang lebih rentan.

Para penulis menjelaskan bahwa perilaku tersebut cenderung memiliki fungsi sosial dan komunikatif, bahkan mungkin membantu koordinasi dan kohesi sosial dengan mengekspresikan rasa kesejahteraan pada kelompok.
(nationalgeographic)