Kecintaaan terhadap hewan peliharaan tidak hanya diberikan selama hewan itu masih hidup, namun hingga hewan peliharaan itu mati. Cinta pada hewan peliharaan memang tak terbatas. Sekalipun mati, mereka akan selalu dikenang. Dan, di Jakarta, ternyata ada tempat penguburan, kremasi, dan ziarah hewan peliharaan.

Hasil gambar untuk PPSJ Ragunan jasa penguburan hewan
Gresnews.com

Seperti yang terlihat di Pondok Pengayoman Satwa Jakarta (PPSJ), Ragunan, Jakarta Selatan. Setidaknya, ada sekitar 350 hewan peliharaan yang dikuburkan oleh pemiliknya di tempat tersebut.

Menurut drh Hadi Wibowo, salah satu dokter hewan di PPSJ, alasan mereka memakamkan hewan peliharaan selayaknya manusia tidak lain karena cinta yang begitu besar pada hewan peliharaan. Bahkan, beberapa dari pemilik hewan masih ada yang cukup sering mengunjungi atau berziarah ke makam hewan peliharaannya.

“Biasanya, mereka yang baru kehilangan akan sering datang. Namun, kalau sudah lama minimal setahun sekali. Selama mereka masih berkontrobusi membayar makam, maka mereka akan menyempatkan datang,” kata Hadi.

Gambar terkait
hamidbatubara.blogspot.com

Salah seorang pekerja di PPSJ mengatakan, pemilik hewan yang datang berziarah biasanya akan berdoa di makam hewan peliharaannya sambil menangis mengelus nisan. “Ada beberapa yang bawa bunga lalu ditaburi ke makamnya kemudian disiram air. Ya, mirip dengan berziarah ke makam manusia,” katanya.

Makam hewan di PPSJ memang tidak berbeda jauh dengan pemakaman manusia pada umumnya. Hewan-hewan itu akan diberi nisan yang bertuliskan nama mereka, tanggal lahir, tanggal kematian, dan nama pemilik. Namun, ada beberapa nisan yang juga dipasangi foto oleh pemiliknya.

Jasa lain yang ditawarkan oleh PPJS adalah kremasi. Abu hewan yang telah dikremasi akan dibawa pulang oleh pemiliknya agar tetap dekat dengan hewan peliharaan.

Soal biaya, tergantung dari jenis hewan dan bobot tubuh. Untuk penguburan berkisaran Rp300 hingga Rp700 ribu. Sedangkan kremasi, bobot tubuh kurang dari 5kg sebesar Rp300 ribu. Namun, di atas 5 kg dikenakan biaya Rp20 ribu untuk per kilogramnya. Sementara itu, untuk biaya retribusi kuburan sebesar Rp75 ribu per tahun.
(intisari)