Anjing Basenji merupakan jenis anjing yang tidak menggonggong dan cenderung pendiam seperti kucing, hingga anjing ini sering dijuluki dengan sebutan “voiceless dog” atau “barkless dog”. Uniknya, karena tidak bisa menggonggong saat mengekspresikan rasa senang atau marah, ia akan mengeluarkan suara seperti manusia tertawa atau menangis.

Basenji, Jenis Anjing yang Berperilaku Seperti Kucing

Keunikan lain dari anjing ini adalah perilakunya yang suka menjilat-jilati tubuhnya, hingga termenung berdiam memandangi jendela seperti seekor kucing. Ukuran anjing ini terbilang kecil dengan tengkorak datar dan panjang serta memiliki moncong yang bulat. Tinggi tubuhnya mencapai 40 hingga 43 sentimeter dengan berat sekitar sepuluh kilogram.

Keunikan Anjing Basenji

Anjing basenji memiliki bulu pendek dan bertekstur halus. Biasanya, kaki, dada, dan ujung ekornya berwarna putih, dan warna bulu yang lain adalah coklat kemerahan, hitam, atau perpaduan hitam dan coklat.

Jenis anjing ini merupakan salah satu ras anjing tertua yang berasal dari Afrika Tengah. Basenji sering diberikan sebagai hadiah untuk para firaun pada masa Mesir kuno. Setelah peradaban Mesir berhenti, Basenji sering dipelihara di Afrika Tengah untuk keperluan berburu.

Ras Anjing Basenji

Basenji ditemukan kembali oleh penjelajah Inggris di abad ke-sembilan belas, Meskipun tidak banyak dipelihara dan dikembangkan sampai tahun 1940-an. Pada tahun 1980, anjing basenji hampir punah karena wabah sindrom fanconi yang merupakan penyakit keturunan ras mereka.
(liputan6)