Khawatir jika diperbolehkan main di luar si kucing tak ingat jalan pulang, maka cukup banyak Departemen Kepolisian West Deptford menggelar upacara perpisahan yang mengharukan untuk melepas, Judge, seekor anjing K9 yang terpaksa harus pensiun dini akibat komplikasi penyakit yang tak bisa disembuhkan. Akibat penyakit itu pula, Judge mengalami penderitaan setiap harinya hingga akhirnya diputuskan oleh dokter untuk mengakhiri penderitaan Judge dengan cara menyuntik mati dirinya.

Momen mengharukan terjadi ketika Judge berjalan di depan barisan belasan anggota polisi yang berdiri tegap dengan posisi memberi hormat pada anjing tersebut. Momen ini terjadi di halaman Rumah Sakit Hewan Swedesboro, St Francis pada hari Jumat (21/2/2015) kemarin sebelum Judge menghadapi suntikan yang akan mencabut nyawanya. Para petugas kesehatan juga berbaris di sisi kanan dan kiri jalan yang akan dilalui Judge. Mereka memberikan penghormatan terakhir dan untuk menyaksikan Judge berjalan sendiri untuk terakhir kalinya.

Kepada ABC News, anggota Kepolisian West Deptford, Michael Franks mengatakan bahwa Judge memang mengidap penyakit berat yang memaksanya untuk menjalani pensiun dini. Penyakit komplikasi tersebut sudah mulai menjangkiti Judge sejak tahun kemarin. Namun, perlahan-lahan kondisi kian parah.

Menurut Franks, penyakit ini membuat Judge mengalami kelebihan produksi hormon adrenal yang menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuhnya. Selain itu, Judge juga mulai kehilangan bulu, mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, memicu pertumbuhan tumor serta beberapa kali membuat pendarahan melalui hidung. Bagian liver Judge juga mengalami pembengkakan yang membuatnya tidak bisa makan. Dokter mengatakan bahwa Judge benar-benar mengalami penderitaan sehingga diputuskan untuk melakukan prosedur suntik mati. “Ini tidak bisa disembuhkan,” ucap Franks.

Adapun Judge mulai bergabung dengan unit K9 sejak tahun 2007 silam. Ia sudah pernah diterjunkan lebih dari 280 kali penugasan. Judge merupakan spesialis dalam mendeteksi obat-obatan terlarang, pelacakan serta pengenalan tersangka. Judge juga bertanggung jawab atas tertangkapnya 152 orang tersangka, pengejaran tiga mobil tersangka, operasi melumpuhkan tersangka bersenjata, dan juga bertanggung jawab atas penyitaan sejumlah uang yang berhasil dilakukan atas kinerja Judge. “Kami selalu patroli bersama dan hidup bersama denganku setiap harinya. Ia telah memperlihatkan kinerja luar biasa dan sudah seperti keluarga. Bahkan ia sendiri sangat melindungi anak-anakku,” tutup Franks
(tribunnews.com)