Memiliki binatang yang dipelihara dengan penuh kasing sayang terbukti bisa memunculkan relasi emosional yang sangat bermanfaat.

Seperti dialami oleh pasangan asal Inggris, Andy Szasz dan Estele yang pada tahun 2012 memutuskan untuk mengadopsi anjing jenis pudel yang kemudian dinamai Teddy.

Anjing pudel itu sebelumnya bersama anjing lainnya tinggal di tempat penangkaran hewan dan kurang mendapat perhatian.

Tapi setelah diadopsi oleh Andy dan Estele, Teddy berubah menjadi anjing yang menyenangkan, pintar, lucu, dan sangat loyal kepada kedua tuannya, terutama Andy.

Image result for Andy Szasz dog

 

Namun Andy yang mengidap radang paru, pada awal tahun 2017 lalu penyakitnya mendadak jadi berat dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Kondisi penyakit pneumonia Andy yang sudah cukup serius ternyata membuatnya sulit bernafas, bahkan kemudian Andy mengalami koma.

Para dokter dan perawat yang menangani Andy ternyata mengalami kesulitan untuk menyadarkan Andy dari komanya, padahal ia sudah bisa bernafas normal.

Image result for Andy Szasz dog

Estelle yang tahu betul bahwa Andy sangat dekat dengan Teddy lalu meminta ijin dokter apakah dirinya bisa menjenguk Andy sambil membawa Teddy.

Dokter dan perawat ternyata tidak keberatan jika Estelle datang menjenguk bersama si anjing pudel Teddy.

Ketika Estelle dan Teddy datang menjenguk Andy yang masih terbaring koma, tiba-tiba Teddy menyalak

Di luar dugaan akibat gonggongan Teddy yang sangat familiar itu, Andy tiba-tiba terbangun dari komanya.

Tidak lama kemudian, Andy pun kembali dalam keadaan normal dan bisa bercakap-cakap.

‘’Saya sangat berterima kasih kepada Teddy. Dia pernah saya rawat, saya selamatkan. Sekarang dia yang gantian merawat dan menyelamatkan saya. Mungkin orang lain bisa mencoba cara Estelle untuk membangunkan orang dari komanya,’’ papar Andy.
(intisari)