Di Bahama, satu pulau kawasan Karibia, terdengar suara anjing melolong putus asa. Entah sudah berapa lama ia berada di genangan air limbah di sana dan belum ada seorang pun yang mendengarnya. Namun di tengah keputusasaan akan pertolongan, serta rasa lapar yang mendera, tiba-tiba saja suara anjing itu terdengar oleh warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian tersebut, lalu menghubungi penampungan hewan Bahamas Humane Society untuk menyelamatkannya.

Ventoi Bethune dari penampungan tersebut menyatakan bahwa kemungkinan anjing malang itu tersapu badai matthew yang dianggap terburuk selama 12 tahun terakhir dan terjebak di sana. Untung saja anjing berbulu hitam itu masih kuat berdiri, jika tidak sudah pasti ia akan tenggelam. Pertolongan pun tepat datang pada waktunya, sehingga ia berhasil diselamatkan. Sejak itu ia dipanggil Matthew.

Ketika tiba di penampungan, Lissa McCombe yang menyambut Matthew melihat anjing tersebut mengibaskan ekor tanda bahagia dan terima kasih telah diselamatkan. Matthew ramah pada semua orang yang dijumpainya. Ia menurut kala dimandikan, dan makan dengan lahap. Meski mengalami pembengkakan pada tungkai kaki tak membuat Matthew enggan bergerak. Ia tampak bersemangat untuk cepat sembuh dan bermain.

Tak diketahui Matthew pernah memiliki pemilik atau tidak, McCombe menyatakan begitu banyak anjing terlantar di Bahama, Namun dapat dipastikan bahwa Matthew akan memiliki keluarga saat ia pulih nanti.