Semula Cristina Piapia, seorang relawan penyelamat kucing di Spanyol, menyangka kucing berbulu 3 warna itu adalah betina. Ternyata Creasy, nama kucing tersebut, adalah jantan. Sangat langka kucing jantan dengan bulu seperti Creasy, hanya 1 dari 3000 kucing. Biasanya mereka menderita Klinefelter syndrome, dengan kromosom XXY. (baca. “Keunikan Dibalik Kucing Tiga Warna Alias Kucing Calico”)

1-min

3-min

Menurut seorang tetangganya, Creasy dibuang oleh pemiliknya sejak ia berumur 2 tahun. Artinya Creasy telah hidup di jalanan sekitar 10 tahun, kini umur Creasy 12 tahun. Cristina mengetahui hal itu setelah ia membawa Creasy ke klinik dan mengajaknya untuk tinggal bersama selagi menunggu Creasy mendapat adopter. Kenyataan lain yang diterima oleh Cristina adalah virus FIV yang diidap Creasy. Virus tersebut serupa seperti HIV pada manusia, dan sangat riskan untuk kucing hidup di jalanan (baca. “Sejenis Hiv Pada Manusia, Kucing Pun Bisa Terkena Fiv Namun Bukanlah Akhir Hidup Mereka”)

5-min

4-min

Pertemuan Cristina dan Creasy itu terjadi di tahun 2012, meski menderita sakit dan beberapa gigi Creasy telah hilang, namun menurut Creasy selalu doyan makan dan bermain sebagaimana layaknya kucing sehat. Kondisi Creasy sama sekali tak merepotkan. Hingga setahun kemudian, hal yang paling ditunggu Creasy akhirnya datang. Ia dijemput oleh satu keluarga yang akan memboyong Creasy sebagai bagian dari keluarga mereka. Kebahagiaan yang ditunggu selama 10 tahun oleh Creasy akhirnya datang, dan sampai kini hingga akhir nanti bahagia tak akan pergi lagi darinya. Creasy hidup damai, gembira dan penuh kebersamaan dengan keluarga yang menyayanginya. Di rumahnya, ia dipanggil “Greasy the grandfather” 😀

7-min

6-min