Di jalanan Ballynamore, Co Derry, Irlandia, ditemukan seekor kucing dengan dua anak kucing berkeliaran. Dari jauh tampak tak ada yang salah dengan sang induk kucing, namun saat didekati semua orang pastinya terkejut karena telinga kucing itu tak meruncing seperti telinga kucing pada umumnya. Diduga kucing tersebut mengalami kejadian menyedihkan sebelum ditemukan.

Kucing yang kemudian diberi nama Leah itu, kini berada di penampungan The Rainbow Rehoming Centre. Selain sepasang telinganya yang termutilasi, Leah juga terkena penyakit jamur di badannya. Kedua anaknya cukup beruntung, mereka sehat berkat perlindungan sang induk.

Kejadian yang menimpa Leah membuat kelompok penyelamat hewan di kawasan Belfast berusaha mencari pelaku yang bertanggung jawab atas telinga Leah. Mereka mulai menyebarkan berita melalui sosial media dan lainnya. Termasuk menyisir lokasi ditemukannya Leah untuk mencari kemungkinan kucing lain bernasib sama.

Meski hanya bagian daun telinga Leah yang hilang dan tak berakibat pada fungsi pendengarannya, tetapi penganiayaan yang dialami Leah sudah merupakan pelanggaran hak hidup hewan. Untung saja Leah tak mengalami infeksi akibat telinganya terpotong. Bila dilihat dari kondisinya yang basah dan berdarah, diperkirakan kejadian keji tersebut tak lama dari waktu Leah ditemukan.

Kini Leah menjalani perawatan hingga pulih di penampungan, sekaligus terapi atas trauma kekerasan yang dialaminya. Cepat sembuh ya Leah…. 🙁