Langkah empat kaki mungil sampai di sebuah halaman rumah, dimana seorang wanita sedang memberi makan ayam-ayamnya. Pemilik kaki itu adalah seekor anak anjing berusia sekitar 5 minggu, bulunya hitam, tubuhnya bulat, dan beberapa kali terjatuh karena belum mahir menyeimbangkan diri saat berjalan.

Ia berjalan mengintari wanita itu mencoba mencari perhatian, tapi tak cukup berani mendekat hingga akhirnya wanita itu berpaling padanya dan terkejut. Jelas saja kaget ada seekor anjing kecil sendirian, darimana datangnya? Si wanita langsung memberi tahu sang kakak, Juliana Castañeda Turner, yang tak lain adalah founder dari Juliana’s Animal Sanctuary (JAS), ia sendiri adalah seorang relawan dari kelompok penyelamat hewan milik kakaknya.

Tak lama kemudian muncul seekor anjing lainnya yang mirip dengan anjing pertama. Berbulu hitam dan seumuran. Tampaknya ia berjalan mengikuti jejak saudaranya. Sebagai relawan yang sudah terbiasa menyelamatkan hewan, Juliana dan adiknya langsung mengerti bahwa kedua anak anjing pasti memiliki saudara lainnya. Lalu mereka membawa keduanya untuk menunjukkan saudara lain. Juliana tercekat saat itu ketika mengetahui ada dua anak anjing lain di dalam karung.

Rupanya kedua anjing tadi berasal dari dalam karung yang dibuang entah oleh siapa. Karung tersebut diikat, seolah membiarkan keempat anjing itu tewas. Namun satu anjing pintar berhasil menyelamatkan diri, dan meminta bantuan untuk saudara-saudaranya yang lain. Hebatnya lagi, ia mendatangi rumah Juliana yang merupakan penyelamat anjing.

Kelima anjing itu dalam keadaan penuh kutu dan dehidrasi, mungkin mereka sudah beberapa hari di dalam karung yang pengap. Tetapi mereka semua akhirnya tertolong dan selamat, setelah Juliana bergegas membawa ke klinik hewan. Sementara ini mereka berada dalam perawatan Juliana hingga sehat kembali, namun bukanlah hal yang mudah untuk mencarikan keluarga yang mau mengadopsi mereka, mengingat begitu banyak anjing liar di negara dimana Juliana tinggal, Bogota, Colombia.

Meski demikian Juliana tak menyerah untuk memperjuangkan kehidupan lebih baik bagi keempat anak anjing itu. Ia juga mengenalkan mereka akan kasih sayang manusia, hal yang sayangnya tak mereka dapatkan dari orang yang memasukkan mereka ke dalam karung dan membuang begitu saja.