PJ dan Brando memiliki kisah berbeda, namun berakhir di tempat yang sama, yakni penampungan Brooklyn Animal Care and Control (ACC), New York. Keduanya tak memiliki tempat tinggal, maupun keluarga yang melindungi dan mengasihi di usia mereka yang masih belum genap 2 bulan.

PJ merupakan anjing hadiah yang diberikan seseorang, namun sang penerima rupanya tak mampu memelihara bahkan memiliki alergi. Sehingga kebahagiaan PJ berada di tengah keluarga hanya beberapa hari saja, ia kemudian dibawa ke penampungan. Kisah PJ memberi banyak pelajaran bagi siapapun yang ingin memberi hadiah seekor anjing pada orang lain, agar memikirkan nasib anjing hadiah apabila penerimanya tak siap untuk memelihara.

Sementara Brando memiliki kisah lain, ia ditemukan sedang berjalan sendirian di kawasan Queens. Ia tak mengerti banyak tentang hidup, ia masih harus banyak belajar untuk mencari makan dan menghindar dari orang-orang yang mengganggu. Untungnya Brando segera mendapat pertolongan sebelum hal yang buruk menimpanya. Ia pun menjadi penghuni penampungan, dimana ia bertemu dengan PJ.

Baik PJ maupun Brando awalnya ketakutan berada di penampungan, mereka sering bersembunyi dan menjauh dari setiap orang. Namun ketika mereka saling bertemu, keduanya menjadi berbeda. Mereka lebih berani dan mulai bermain gembira. Mereka bahkan tak mau dipisahkan sejak pertemuan pertama tersebut. PJ dan Brando dapat tidur lebih nyenyak saat keduanya saling memeluk erat, seolah saling menguatkan dan saling mengerti nasib mereka bersama.

 

Sementara ini PJ dan Brando tidak lagi tinggal di penampungan, keduanya berada di rumah asuh untuk membiasakan hidup di tengah keluarga. Tetapi PJ dan Brando seperti ditakdirkan untuk saling bersama, sehingga siapapun yang akan mengadopsi harus membawa mereka dalam satu “paket”. Bila dahulu mereka pernah terpisahkan dari keluarganya, tak selayaknya kini mereka terpisahkan dari sahabatnya.