Zachary Anderegg menyenangi olahraga hiking, juga panjat tebing. Banyak tempat yang telah ia kunjungi, banyak pemandangan indah yang pernah dilihatnya. Namun tak seindah saat ia berada di tebing Arizona. Ketika itu ia melihat seekor anjing kecil berada di bawah tebing dengan kedalaman lebih dari 91 meter. 

Di sekeliling anjing itu terdapat beberapa piring makanan yang telah kosong, jelas sekali bahwa ia telah ditinggalkan seseorang di sana. Karena bila ia terjatuh, tak mungkin disediakan makanan. Bila ia dibuang, kenapa harus di bawah tebing dimana kemungkinan orang lain menemukannya sangatlah kecil? Sepertinya ia memang ditinggalkan untuk mati. Namun Zach tak berpikir panjang lagi, selain turun ke bawah guna menolong si anjing yang dapat dibilang telah sekarat.

Anjing itu kemudian dinamai Riley. Tubuhnya terlihat seperti tulang berbalut kulit, namun Zach yakin Riley sanggup bertahan hidup, seperti saat ia dulu ditinggalkan. Keyakinan Zach perlahan terbukti, Riley yang dirawat di sebuah klinik hewan berangsur pulih keadaannya dan Zach memutuskan mengadopsi Riley. 

Pertemuan Zach dan Riley merupakan babak baru bagi hidup mereka berdua yang ditulis Zach dalam buku “Rescuing Riley, Saving Myself”. Bahkan Riley selalu menyertai Zach dalam setiap petualangannya, yang kini menjadi petualangan mereka berdua.