Dinamakan “Strong” karena anjing yang diselamatkan oleh kelompok penyelamat hewan di daerah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat ini memang benar-benar kuat. Setelah ia mengalami penganiayaan warga akibat dituduh sebagai salah satu pengawal babi ngepet, Strong tetap bertahan hidup hingga kini berada dalam perawatan sebuah rumah sakit hewan di Serpong.
Kisah Strong berawal dari isu warga yang kehilangan uang dan berasumsi hal tersebut terjadi akibat ulah babi ngepet, yakni pesugihan dengan menggunakan babi sebagai mahluk jadi-jadian untuk mendatangkan kekayaan dengan mengambil uang orang lain. Saat melakukan siskamling, warga mengaku melihat sosok babi ngepet dengan dua ekor anjing sebagai pengawal, lalu berusaha mengejar dan menangkap. Malang bagi Strong, ia tertangkap dan tuduhan itupun dijatuhkan padanya. Bahkan ketika penyelamat hewan dari Animal Defenders Indonesia datang untuk menolongnya, warga tak mengijinkan Strong dibawa pergi dengan alasan ia akan menjadi umpan agar babi ngepet datang kembali, sehingga warga dapat menangkapnya.

image

Dilansir dari blog yang ditulis Doni Herdaru, ketua Animal Defenders Indonesia, perjuangan menyelamatkan Strong berlangsung alot akibat warga tetap bersikeras untuk membuktikan bahwa Strong adalah anjing jadi-jadian yang dapat berubah wujud. Strong tidak diperbolehkan keluar dari kandang karena dikhawatirkan kabur. Tak hanya Strong, para relawan dari penyelamat hewan pun mendapat tekanan atas situasi tersebut. Hingga akhirnya pihak Animal Defenders Indonesia menghubungi Gede Sukadi,  Kapolsek Pondok Gede.
Meski keyakinan warga atas keberadaan babi ngepet itu disangsikan, namun Kapolsek memberi waktu bagi mereka untuk membuktikan mitos tersebut. Nasib Strong pun ditentukan dari jam 12 malam hingga jam 5 pagi, akankah ia berubah wujud? Tentu tidak. Strong tetaplah seekor anjing lucu dan menggemaskan sebagaimana asalnya. 
Diiringi keharuan para penyelamatnya, Strong kemudian mendapat perawatan medis. Ia mengalami patah kaki akibat hantaman benda tumpul, beberapa pukulan di wajah Strong mengakibatkan matanya memerah, serta luka di kaki terkena sabetan benda tajam. Diharapkan setelah menjalani operasi pemasangan plat, saraf kakinya masih dapat berfungsi dengan baik. Sehingga ia bisa kembali berlari, melompat, bermain serta meraih kebahagiaan bersama keluarga barunya nanti. 

image
(All photo
courtesy of Doni Herdaru, Animal Defenders Indonesia)