Banyak cara manusia mencari uang, diantaranya dengan memanfaatkan kelucuan anjing. Seperti yang terjadi di Chongqing, Cina. Anjing-anjing liar, terutama anak anjing, diculik untuk dijadikan barang dagangan. Tak sekedar dijual begitu saja, namun anjing-anjing tersebut dicat dengat warna orange dan hitam hingga terkesan belang-belang menyerupai harimau. Bahkan para penjualnya menyatakan kalau mereka adalah jenis anjing yang langka, yaitu ras “Tiger Dog”. Satu ekor ‘anjing harimau’ dibandrol dengan harga minimal 41 USD atau sekitar Rp 546 ribu. 

tiger dogs 4

Tampang ‘anjing harimau’ memang menjadi sangat lucu, karena memang tak pernah ada sebelumnya di dunia. Banyak orang yang membeli tanpa berpikir bahwa tak ada ras anjing semacam itu, ataupun mencurigai kelakuan orang-orang yang menjadikan anjing bukan sebagai mahluk hidup, namun sebagai mainan. Padahal anjing-anjing yang diwarnai tersebut terancam risiko keracunan, juga penyakit kulit yang disebabkan pewarnaan. Dengan kata lain, para pembuat dan pedagang ‘anjing harimau’ telah melakukan penganiayaan pada hewan.

Kelompok penyelamat anjing saat ini berjuang untuk mengumpulkan anjing-anjing korban perwarnaan, baik dibeli maupun disita dari penjualnya. Seluruh anjing tersebut dimandikan hingga warna cat hilang, bahkan dicukur bulunya demi menghindari risiko berbahya yang mengancam kesehatan anjing. Sementara pelaku yang membuat ‘anjing harimau’, tetap dicari untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya. Mendapatkan kelucuan anjing bukan dari membuat mereka menderita, bukan?

tiger dogs 3