Tanpa pikir panjang Josiane Almeida, ditemani suaminya, bergegas menuju lokasi dimana dilaporkan seekor anjing di dalam karung, dibuang di jalanan. Bukan jalanan ramai, bahkan jalan tersebut belum beraspal, dan tak berlampu. Josiane tak dapat membayangkan bila malam tiba, bisa-bisa anjing itu terlindas oleh kendaraan yang melintas.

thedodo.com

Induk anjing tidak sepenuhnya terbungkus karung. Hanya tubuhnya saja agar tak bisa bergerak, sementara kepala anjing berada di luar. Saat ditemukan, seekor anaknya berada di luar karung tengah menciumi sang induk. Anjing mungil itu tampak bingung mencari pertolongan, sedangkan ketiga saudara lainnya masih berada dalam karung.

thedodo.com

Josiane Almeida adalah seorang penyelamat anjing dari Lagoa da Prata, Brazil. Ia juga sering menjadi membantu menjadi asisten dokter hewan di kotanya. Kecintaan Josiane pada anjing didukung oleh suaminya yang juga sering membantu, termasuk menjemput anjing malang yang dibuang begitu saja dalam karung.

thedodo.com

Induk dan anak-anaknya tampak lemah, terlebih sang induk yang ternyata memerlukan kemoterapi, setelah terdiagnosa berpotensi mengidap kanker. Josiane merawat mereka semua di rumahnya, ia juga mulai menggalang donasi untuk biaya pengobatan induk anjing. Seolah mengerti kondisi induknya, keempat anak anjing tak mau jauh darinya. Padahal Josiane tak membatasi area bermain mereka.

thedodo.com

Alih-alih mengutuki pelaku yang begitu tega memperlakukan anjing, Josiane justru bersyukur tidak terlambat menyelamatkan mereka. Sehingga induk dan anak-anaknya tidak sampai menderita kelaparan dan kehausan berkepanjangan. Meski harus melalui keadaan yang memilukan sebelumnya, namun ternyata hidup telah memberi keadilan, yakni mempertemukan dengan Josiane yang menyayangi mereka sepenuh hati.

thedodo.com