Tamara Johnston, seorang wanita asal Australia yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris di Songkhla, Thailand, awalnya tak berencana mengasuh 38 ekor anjing serta memelihara 50 lainnya. Tamara tak merasa dirinya pahlawan bagi anak-anak kaki empat itu, ia hanya merasa terpanggil untuk menolong.

Woman with rescued dogs in Thailand
Photo. Tamara Johnston

Berawal dari seekor anjing berumur 4 minggu bernama Bella yang menggelandang di jalanan dimana Tamara tinggal. Khawatir anjing itu tertabrak mobil, maka Tamara menolongnya. Ternyata bukan hanya Bella, masih banyak anjing lain yang kemudian ditemukan Tamara berkeliaran di jalanan. Mereka tak memiliki tempat tinggal dan keluarga. Hidup para anjing itu mengais sampah untuk mencari makan, itu belum termasuk mereka mengalami kekerasan dari orang-orang sekitar yang tak memiliki belas kasihan.

Woman with rescued puppy
Photo. Tamara Johnston

Tak tega dengan kehidupan anjing liar di lingkungannya, Tamara membawa anjing yang ia temukan untuk pulang bersamanya. Seperti yang ia lakukan terhadap Bella. Semakin lama anjing-anjing yang dibawa pulang oleh Tamara semakin banyak, dimana ia membutuhkan rumah yang lebih besar. Tetapi Tamara sadar bahwa ia tak akan sanggup menampung semua anjing yang ia tolong, maka ia pun menghubungi pemerintah setempat untuk meminta bantuan.

Woman with rescued dogs
Photo. Tamara Johnston

Sayangnya penampungan anjing yang dimiliki pemerintah tak cukup melegakan hati Tamara. Penampungan terlalu padar dan banyak anjing tidak terurus, bahkan berpenyakit. Tamara tak ingin penyelamatan anjing jalanan hanya sekedar memindahkan tempat tinggal mereka, namun dengan risiko yang tak jauh berbeda. Tamara ingin anjing-anjing malang itu memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik, di tempat yang lebih baik juga tentunya.

Rescued street dogs in Thailand
Photo. Tamara Johnston

Akhirnya Tamara memutuskan mengurusi sendiri anjing-anjing yang ia tolong. Tamara aktif mencari adopter, khususnya di Amerika. Puluhan bahkan ratusan anjing kini telah memiliki keluarga dan rumah berkat Tamara, namun tugas Tamara belum selesai. Masih banyak anjing membutuhkan bantuan, bahkan banyak orang yang sengaja “membuang” anjing ke rumah Tamara agar diurusi. Beruntung diantara banyak orang yang mencemooh kegiatan Tamara, masih ada orang-orang yang berbaik hati menjadi relawan di “penampungan” Tamara. Bahkan akhirnya ia secara resmi mendirikan kelompok penyelamat anjing, Thai Street Paws. Tamara juga mulai bekerja sama dengan pihak lain untuk menyelamatkan lebih banyak anjing.

Woman in car with rescued street dog
Photo. Tamara Johnston

Meski Tamara tahu bahwa ia tak akan sanggup menyelamatkan semua anjing terlantar di Thailand, tetapi ia berusaha menolong sebanyak yang ia mampu. Tamara juga bercita-cita suatu saat nanti ia mampu membuka klinik hewan dengan layanan utama vaksin dan sterilisasi, sehingga di masa depan tak ada lagi anjing-anjing menderita di jalanan.

Woman with rescued street dog
Photo. Tamara Johnston