Hujan deras mengguyur wilayah Tallinn, Estonia. Saking lebatnya, jalan raya tergenang air. Setiap mobil yang melewati membuat sapuan air ke sisi jalan, dimana seekor kucing kecil berusaha untuk melindungi diri dari arus yang baginya sangat deras dan dalam. Kucing itu berada di pinggir bangunan, mencoba merapat, tapi sayangnya air seolah menjangkaunya dan berupaya menyeret si kucing ke dalam genangan. Mungkin tak lama lagi kaki-kaki kecil kucing itu tak akan sanggup lagi bertahan melawan arus air.

flood1

Namun sebelum segalanya terlambat, sebuah mobil melewatinya dan nasib baik berpihak pada kucing kecil itu. Mobil berhenti, seorang pria baik hati dari dalam mobil segera keluar dan menyeberangi jalanan penuh air untuk mencapai si kucing. Tampaknya kucing itu mengerti bahwa pertolongan tiba, sehingga ia tak memberontak saat dirinya dibopong masuk ke dalam mobil. Ia selamat. Jauh dari ancaman banjir dan deraan air hujan.

flood3

Kucing itu kemudian dinamai Tilk, yang berarti “tetes air”. Seolah mengingatkan dari mana ia berasal. Tak hanya dijauhkan dari situasi yang membahayakan nyawanya, namun Tilk dibawa pria itu ke tempat hangat yang akan menjadi rumah selamanya bagi Tilk. Seorang wanita membukakan pintu untuk Tilk, memberi perlindungan dan kasih sayang bagi kucing kecil yang nyaris tewas terbawa banjir. Kini Tilk tak lagi perlu lagi cemas mencari tempat bernaung di saat hujan, karena hidup Tilk telah tenang berada dalam naungan kasih sayang pemiliknya.

flood5