Seekor anjing campuran corgi diantar ke sebuah klinik oleh pemiliknya untuk menyudahi hidup akibat penyakit kulit yang diderita anjing bernama Nik Nak itu. Keadaan Nik Nak memang memprihatinkan, seluruh tubuhnya terinfeksi dan dikhawatirkan bisa menjangkiti anjing peliharaan yang lain, maka sang pemilik pun berniat “menidurkan” Nik Nak.
Namun memang belum saatnya Nik Nak untuk berpulang, karena saking sibuknya klinik seorang paramedik penjadwal euthanasia terlupa memasukkan nama Nik Nak dalam daftar. Demi menolong anjing malang yang sudah tak diinginkan pemiliknya itu, pihak klinik menghubungi Rachael Sylvester, pemilik penampungan dan penyelamat anjing Sidewalk Specials di Inggris. 

Sebagai anjing yang dipelihara, Nik Nak sangatlah tak beruntung. Meski ia memiliki rumah dan orang tua, namun ia sampai mengalami kekurangan gizi serta infeksi kulit parah. Bahkan tak diperjuangkan hidupnya. Tetapi justru nyaris di penghujung hidup, ia malah menemukan kehidupan baru yang mengenalkannya pada bahagia sesungguhnya sebagai anjing yang dimiliki serta disayangi.

Setelah dibawa ke penampungan, seorang wanita baik hati bernama Kamilla Nurock bersedia menjadi rumah sementara bagi Nik Nak. Ia juga merawat Nik Nak, bahkan mengajaknya berlibur ke pantai dan bermain. Seminggu kemudian, Nik Nak semakin gembira karena Kamilla memutuskan untuk menjadi ibu bagi Nik Nak selamanya. Ya, Nik Nak diadopsi dan kini tinggal di Green Point, Cape Town bersama keluarga barunya. Ia juga memiliki nama baru, yaitu Newman.