Duckie diselamatkan di kawasan Baltimore, Maryland, dengan telinga terbakar dan satu telapak kakinya terpanggang, serta beberapa bagian tubuhnya cedera namun tidak terlalu parah. Bila tak ditemukan, entah bagaimana hidup Duckie. Tidak diketahui pelaku yang begitu tega melakukan hal itu terhadap Duckie, pihak The Baltimore Animal Rescue and Care Shelter (BARCS) yang menolong Duckie telah melapor pada polisi untuk memburu pelaku. Sementara Duckie dirawat secara intensif di rumah sakit.

LISA MORABITO

Meski telah diusahakan sebaik mungkin, telinga Duckie tak bisa diselamatkan. Untungnya walaupun tak lagi memiliki daun telinga, pendengaran Duckie tetap normal. Sedangkan telapak kakinya masih memerlukan waktu lama untuk sembuh, tetapi Duckie telah diperbolehkan pulang.

LISA MORABITO

Tak memiliki rumah dan keluarga, Duckie akhirnya dirawat oleh keluarga Lisa Morabito, yang juga bekerja di BARCS sekaligus menjadi foster bagi beberapa hewan yang ditolong. Maka Duckie pun berkenalan dengan beberapa ekor anjing di rumah Lisa, uniknya Duckie justru sangat ramah pada mereka. Duckie pun segera akrab dengan suami dan anak Lisa yang masih berumur 14 bulan.

LISA MORABITO
LISA MORABITO

Seakan sudah menemukan rumah yang selama ini tak dimilikinya, Duckie dengan cepat beradaptasi dan menjadi kucing rumahan. Ia juga tak keberatan ketika suami Lisa, Nick, memberinya “telinga” singa sebagai pengganti telinganya yang tak mungkin tumbuh lagi.

LISA MORABITO

Tak lama lagi Duckie akan sembuh dan siap diadopsi, namun tampaknya keluarga Lisa tak ingin kehilangan Duckie meski mereka pun sadar banyak hewan lain yang membutuhkan rumah mereka sebagai foster. Sementara Duckie adalah kucing penyayang yang ramah dan bisa akrab pada siapapun, ia juga tak keberatan memberikan perutnya untuk digelitik. Duckie tak tampak risau dengan keadaannya yang tak bertelinga, bagi Duckie hidupnya utuh dan sempurna bila bersama keluarga yang sayang padanya.

LISA MORABITO
LISA MORABITO