Seekor anjing ditemukan di Georgia dengan kondisi sangat mengenaskan. Tak ada bulu yang tumbuh di tubuhnya. Bukan karena kelainan bawaan sejak lahir, namun anjing bernama Kooky tak mampu bertahan dari kerasnya hidup di jalanan. Ia terkena kudis, kulitnya penuh infeksi hingga hari demi hari bulunya berjatuhan sampai tak tersisa lagi.

Kooky juga menderita infeksi kulit sekunder lain yang membuat kulitnya berdarah dan meradang. Sungguh penderitaan yang luar biasa bagi anjing betina berumur 1 tahun itu. Jika saja seseorang tak menemukannya, mungkin ia tak akan bertemu para penyelamat dari Second Chance Rescue NYC yang kemudian membawa Kooky ke klinik hewan. Kooky menjadi punya harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Namun sebelum pengobatan dilakukan seksama, Kooky mengalami kondisi gawat hingga harus mendapatkan transfusi darah. Rupanya Kooky mengalami keracunan. Akibat kelaparan mendera, Kooky terbiasa memakan apapun tanpa peduli. Beruntung kini ia telah berada dalam perlindungan penampungan dan orang-orang yang mengasihinya, sehingga untuk kedua kalinya nyawa Kooky bisa diselamatkan.

Perlahan Kooky mulai menampakan perubahan. Ia tak lagi terlihat seperti anjing yang dahulu ditemukan, Kooky seperti terlahir kembali. Kulitnya menjadi sehat sehingga bulu ditubuhnya mulai tumbuh, ia pun dapat bergerak leluasa. Kooky tak merasa sakit lagi. Namun ia masih dalam masa perawatan hingga benar-benar pulih, Kooky pun perlu kembali belajar untuk tidak merasa takut berada di sekitar manusia. Karena saat ia pindah ke New York nanti, sebuah keluarga sudah siap menanti Kooky sebagai anggota keluarga mereka. Ayo cepat sehat kembali, Kooky! 🙂