Seekor anjing ditemukan meringkuk di sudut jalan, di wilayah Danau Atitlán, Guatemala. Ia kurus, lesu, nyaris tak berbulu dan tidak mampu bergerak. Kulit di tubuhnya bagaikan kerak yang sudah mengeras, entah sudah berapa lama ia mengidap penyakit kulit begitu parah, Bahkan dokter menyatakan kasus penyakit kulit ekstrim seperti itu jarang sekali ditemui, kemungkinan besar tidak dapat pulih.

Tanpa diagnosa dokter pun, anjing malang yang dipanggil Enrique itu, seakan sudah sangat paham akan keadaannya. Terlihat dari kepasrahan Enrique ketika ia diselamatkan oleh Mayan Families Hope for Animals, sebuah organisasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan hewan dengan menjaga populasi hewan dan menyelamatkan serta merehabilitasi mereka. Enrique adalah salah satunya. Para penyelamat Enrique tidak menyerah, meski Enrique nyaris putus asa akan hidupnya.

boredpanda.com

Sejak itu Enrique tinggal di rumah sakit hewan. Selain pengobatan, Enrique juga menjalani terapi untuk melawan trauma yang dialaminya selama ini. Termasuk membangun rasa percaya diri Enrique yang perlahan pupus bersamaan dengan harapannya.

boredpanda.com

Dari hari ke hari Enrique berjuang untuk memupuk rasa percaya bahwa kasih sayang itu ada dan dirasakannya. Perubahan atas diri Enrique pun mulai terlihat, kulitnya mulai terasa lembut dan bulu-bulunya kembali tumbuh. Dalam 3 bulan, Enrique mengenal kembali dirinya sebagai hewan berbulu. Tubuhnya pun tidak lagi kurus kering. Ia bahkan mampu bersosialisasi dengan sesama anjing, juga bercengkrama dengan manusia. Hal yang tak pernah dibayangkan Enrique 3 bulan silam.

boredpanda.com

Meski hampir sembuh total dari penyakit kulit dan malnutrisi, Enrique membutuhkan waktu cukup panjang untuk menyembuhkan trauma penderitaan atas kehidupannya di jalanan. Saat keluar dari rumah sakit nanti, Enrique akan belajar beradaptasi di tengah keluarga asuhnya. Tidak hanya Enrique, para penyelamatnya pun yakin bahwa Enrique mampu melalui semuanya. Enrique tidak akan menyia-nyiakan kesempatan hidup yang telah ia peroleh, apalagi ia kini memiliki harapan untuk menyongsong hari-hari penuh bahagia sepanjang hidupnya.

boredpanda.com