XO ditemukan berkeliaran di jalanan Brockton, Massachusetts. Ia sendirian dan dalam kondisi sangat mengerikan. Ia menderita kudis demodectic, serta infeksi kulit sekunder yang parah. Mungkin penyakit itu telah didera sepanjang usianya yang baru 1 tahun.

Berat badan XO pun hanya 7 kg, jika saja ia tak segera ditemukan dan dibawa ke penampungan Brockton Animal Control, mungkin hidup XO tak akan bertahan lebih lama lagi.

Setibanya di penampungan, dibalik wajahnya yang pucat, XO menggerakan ekor tanda kegembiraan bahwa hidupnya tertolong. XO seolah menyudahi mimpi buruknya di jalanan, dan ia mampu berharap kehidupan yang lebih baik baginya. Perlahan ia juga mulai mengenal kasih sayang dari orang-orang sekitarnya, ia bahkan terlihat tak sabar untuk bermain namun tubuhnya terlalu lemah bahkan beberapa bagian tubuhnya mengeluarkan darah.

XO membutuhkan perawatan intensif yang tak mungkin dilakukan di penampungan, maka mereka menghubungi Alyssa Ellman dari kelompok penyelamat hewan Second Chance di New York untuk merawat XO. Saat pertama kali melihat XO, Alyssa tak mampu menatap mata XO, ia langsung menangis dan membiarkan dirinya jatuh cinta pada XO.

Alyssa pun kemudian membawa XO dan berjanji akan memberikan yang terbaik baginya, juga cinta yang banyak. XO membutuhkan waktu panjang untuk kembali pulih, namun ia menunjukkan kemajuan kesehatannya. Selama dalam perawatan, berat badan XO telah naik 5 kg. Ia juga tak pernah rewel untuk rajin mandi agar kulitnya segera sehat kembali.

Setiap hari XO selalu berada di kantor bersama Alyssa, rupanya XO pun sangat mencintai “ibunya”. Ia juga mencintai orang-orang yang ditemuinya di kantor dengan memberi ciuman dan pelukan. XO benar-benar anjing penyayang yang membuat Alyssa merasa beruntung menjadi bagian dalam hidup XO.