Ketika Mantees berlibur ke Italy, ia menemukan seeor anak kucing yang kemudian disadarinya bahwa mata anak itu tertutup rapat. Mantees segera membawanya ke dokter dan mengetahui penyebab kebutaan anak kucing itu adalah infeksi. Tak hanya mata, kucing kecil malang itu juga mengalami cacingan, demam dan infeksi pada telinga. Kemungkinan hidupnya sangat tipis, salah satunya karena tak ada induk yang menyusui si kecil.

skunky1Capture

Liburan Mantees dan saudara lelakinya mendadak berubah, waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk merawat si kecil. Menyuapi dan memberinya susu setiap 4 jam, mereka merasa kurang tidur, namun kelelahan itu terbayar dengan kondisi si kucing yang tak lagi lemah. Hingga di hari ke-15, mereka harus meninggalkan Italy, sekaligus meninggalkan anak kucing buta yang selama ini dirawat segenap hati oleh Mantees dan saudaranya.
skunky3Capture
Rencana kepulangan Mantees pun berubah, karena ia tak mampu meninggalkan kucing kecil itu. Ia terlanjur sayang, malah baginya liburan kali ini adalah liburan paling membahagiakan karena pertemuannya dengan Skunky, nama yang ia berikan pada si anak kucing.

Maka Mantees pun kemudian pulang dengan membawa Skunky, kucing yang dulu diprediksi tak mungkin berumur panjang namun kini ia tumbuh dewasa dan memberikan kebahagiaan bagi penyelamatnya. Tak ada hari yang mereka lewatkan tanpa kebersamaan, Skunky paling menyukai duduk dan tertidur di pangkuan Mantees, seorang baik hati yang menolongnya menikmati indahnya hidup yang tak pernah dilihat Skunky, namun dirasakannya.

skunky4Capture