Yang paling menyakitkan bagi anjing adalah disia-siakan oleh manusia. Dimana mereka awalnya mendapat kasih sayang dan mereka percaya bahwa itu adalah selamanya, tetapi ternyata mereka harus kecewa di kala sang pemilik tak lagi sayang.

2 ekor anjing mengalami keadaan itu, mereka dilempar dari sebuah mobil van di daerah sekitar Universitas Castilla-La Mancha di Spanyol. Saksi mata melihat kejadian mengenaskan tersebut, namun pemilik mobil rupanya sudah mengantisipasi dengan menutup plat mobil sehingga mereka sulit ditemukan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

5766e79a1500002b0073b5f4

Dua ekor anjing itu adalah Raiz dan Tierra. Nama yang begitu indah, berarti “Akar” dan “Bumi”. Seolah kehadiran keduanya mengingatkan setiap orang bahwa anjing pun merupakan bagian dari semesta. Kondisi mereka dehidrasi dan malnutrisi, kulit keduanya juga berwarna pink. Menandakan selama ini mereka jarang terkena sinar matahari. Satu hal lagi yang menyesakkan, keduanya selalu menjauh bila didekati. Mereka tak percaya lagi bahwa manusia mempunyai kasih sayang setulus yang mereka miliki.

5766e52215000030001ba39d

Tak berapa lama, seekor anjing ditemukan lagi di lokasi dimana Raiz dan Tierra dievakuasi. Kondisi anjing bernama Bosque inipun tak jauh berbeda dengan dua anjing sebelumnya. Dan saat diselamatkan dan dibawa ke penampungan oleh kelompok penyelamat hewan Protectora La Bienvenida di Ciudad Real, Spanyol, terlihat bahwa Bosque mengenal Raiz dan Tierra. Kemungkinan besar ketiga anjing itu berasal dari pemilik yang sama.

5766e5611500002b0073b5f1

Perlahan ketiganya mulai tak ragu untuk diberi makan lewat uluran tangan, mereka pun bisa tidur di dekat manusia yang sebelumnya mereka akan terus terjaga. Kehidupan Raiz, Tierra dan Bosque seolah berawal kembali. Mereka belajar lagi untuk percaya bahwa kasih manusia pun luar biasa, dan mampu memberi mereka kehidupan yang membahagiakan. Bila kondisi kesehatan ketiga anjing itu telah pulih, Ana Robles Perez dari Protectora La Bienvenida menyatakan tak ingin ketiganya diadopsi secara terpisah. Kehidupan telah memberi penderitaan yang cukup bagi mereka, kini saatnya mereka bahagia dan hanya mengenal kasih sayang. Bukan perpisahan.