Ini adalah kisah tentang kucing berusia 10 tahun bernama Gremlin dari Quebec, Prancis. Gremlin hanya memiliki dua gigi kiri dan ketika pemiliknya meninggal, ia diberikan pada anggota keluarga lain. Tapi sayang, Gremlin tak dipedulikan dan tak berapa lama ia diserahkan ke penampungan.

cat
Image Credit: Gabriela Middlebrook

Kisah lain adalah seorang wanita bernama Gabriela Middlebrook, relawan yang bertugas di sebuah penampungan di Toronto. Ia selalu berusaha untuk mencarikan rumah dan keluarga baik hati yang berkenan memelihara kucing dari penampungan. Di penampungan itu juga ia bertemu dengan Gremlin, dan langsung merasa bahwa Gremlin butuh bantuan. Maka Gabriela membawa Gremlin pulang untuk menjadi rumah sementara baginya.

cat
Image Credit: Gabriela Middlebrook

Gremlin sangat pemalu. Beberapa minggu pertama seperti Gremlin tak ada di rumah, karena ia selalu bersembunyi. Bahkan saat dipanggil makan pun, Gremlin tak mau muncul. Ia rela kelaparan dibanding harus berhadapan dengan orang yang tak dikenalnya. Bila didekati, Gremlin akan mendesis. Maka Grabriela hanya menaruh makanan, lalu pergi, agar Gremlin berani untuk makan dan merasa nyaman.

cat
Image Credit: Gabriela Middlebrook

Tiga bulan kemudian, Gabriela terkejut melihat Gremlin tidur di tempat tidurnya. Tidak hanya itu, Gremlin membiarkan ia membelai dan berhenti mendesis ketika digendong. Sikap Gremlin berubah drastis! Kesabaran Gabriela selama ini ternyata mampu meluluhkan hati Gremlin untuk mulai menyayanginya. Gremlin bahkan tak berlari untuk sembunyi saat mendengar ada orang di sekitarnya. Ia benar-benar menjadi kucing yang berbeda.

Perubahan sikap Gremlin membuat gembira pihak penampungan yang awalnya hanya mengijinkan Gabriela untuk menjadi rumah sementara baginya, kini menawari Gabriela untuk secara resmi mengadopsi Gremlin. Mengingat Gremlin begitu pemilih, belum tentu ia dapat menyayangi pemilik barunya kelak seperti pada Gabriela.

cat
Image Credit: Gabriela Middlebrook

Gabriela menyambut tawaran tersebut dengan suka cita. Ia tak menampik jika dirinya pun menyayangi Gremlin. Bahkan Gabriela menyatakan bahwa Gremlin adalah kucing paling manis di dunia dibalik wajahnya yang pemarah. Maka Gabriela kerap memanggilnya Gramplin, gabungan antara nama Gremlin dan grumpy (pemarah). Kini Gremlin dan Gabriela tak memiliki kisah sendiri-sendiri, namun hanya satu kisah karena mereka akan menghabiskan waktu bersama-sama selamanya di kisah yang sama.