Ketika bencana tsunami menerjang Jepang tahun 2011, diperkirakan ada sekitar 25 ribu orang yang tewas dengan kerugiaan material sebesar US$ 300 miliar dan kota Ofunato, dimana kucing berbulu hitam bernama Suika tinggal, porak poranda. Namun Kazuko Yamagishi dan keluarganya beruntung bisa selamat dari musibah tersebut, rumah mereka utuh dari terjangan gelombang tsunami. Hanya saja Suika, kucing milik mereka tak ditemukan dalam rumah. Kemungkinan Suika takut dan kabur,  setelah itu tak jelas lagi keberadaannya.
Berbulan-bulan Yamagishi mencari Suika, tetapi tak ada tanda-tanda yang bisa meyakinkannya jika Suika masih hidup. Yamagishi nyaris putus asa, meski tak pernah berhenti mencari. Sampai suatu hari, sekitar 3 tahun dari bencana tersebut, Yamagishi melihat foto kucing hitam bertuliskan namanya di sebuah iklan koran lokal yang dipasang oleh pusat kesehatan hewan di Ofunato. Rupanya, Suika masih hidup dan ditemukan. Untung Suika mengenakan kalung leher sebagai tanda pengenal, sehingga akhirnya ia bisa bertemu lagi dengan sang pemilik setelah beberapa tahun terpisahkan.