Kucing kecil berwarna putih-orange itu bernama Shiloh, diadopsi saat usianya masih beberapa minggu dan tak pernah mau keluar dari tempatnya bersembunyi. Shiloh sangat penakut. Hari pertama saat ia berada di rumah barunya pun, Shiloh langsung berlari ke bawah tempat tidur dan susah sekali diajak bermain. Ia hanya mengintip sesekali, dan bersembunyi lagi bila ia dipanggil atau didekati.

sc2

Selama sebulan Shiloh seolah bermain petak umpet dengan pemiliknya. Tak hanya di bawah kasur, ia bersembungi di belakang komputer, dalam kotak, dan tempat lainnya yang ia rasa aman. Entah mengapa Shiloh begitu takut, mungkin saat ia kecil di jalanan banyak hal yang membuatnya seperti itu. Beruntung, pemilik Shiloh cukup sabar dengan tidak memaksa Shiloh untuk keluar dari persembunyiannya. Tidak juga memaksa menggendongnya, meski wajah Shiloh sangat menggemaskan.

Perlahan Shiloh mulai mengenal lingkungan barunya, juga orang-orang di sekitarnya yang menyayanginya. Seolah Shiloh berusaha memastikan bahwa dirinya tak akan disakiti, sehingga ia sering menjaga jarak. Baru setelah 3 bulan, Shiloh sering menampakkan diri dan mendekati pemiliknya. Ia mulai mau belajar makan tanpa sembunyi-sembunyi. Ia juga mulai mengerti bahwa ia kini hidup dalam cinta kasih pemiliknya.

Tak lama kemudian Shiloh menjadi senang dibelai dan naik ke pangkuan pemiliknya, ia juga semakin dekat dengan kucing lain di rumah yang menjadi kakaknya, bahkan tidur bersama. Shiloh juga selalu berada di depan pintu kamar dan menyambut pemiliknya saat bangun pagi. Si kucing penakut sekarang tak lagi gemar bersembunyi, ia bahkan sudah tak memiliki rasa takut karena telah tergantikan oleh rasa sayang di hatinya.

sc5