Nama kucing itu adalah Sappy. Awalnya ia akan dipanggil “happy” yang berarti bahagia, namun ia tampak sangat sangat bahagia atau “mostly happy”. Maka jadilah, “Sappy”. Denice Kinney menemukan si kucing saat masih kecil, sejak itu Sappy menjadi anggota keluarga, termasuk berkenalan dengan Dakota, seekor kuda peliharaan Denice. Anehnya Sappy sangat mengagumi Dakota, tanpa perlu waktu lama hubungan keduanya begitu akrab dan saling menyayangi.

Courtesy: Denice Kinney

Sappy tumbuh dewasa dengan bimbingan Dakota. Mereka biasa menghabiskan waktu bersama, dan Sappy tak pernah menghentikan kebiasaannya dari kecil, yaitu menaiki Dakota. Kadang malah tidur di punggung kuda kesayangannya itu. Sappy memang selalu ingin ikut kemanapun Dakota pergi, ia sama sekali tak merasa ada perbedaan antara dirinya dan Dakota, kecuali ukuran tubuh.

Courtesy: Denice Kinney

Dakota pun sangat menyayangi Sappy. Ia selalu berhati-hati bergerak apabila Sappy sedang berada di punggungnya. Dakota tak mau sahabat kecilnya jatuh dan terluka, maka ia selalu menjaga dan melindungi Sappy. Denice tak menyangka bila kedua hewan itu dapat saling menyayangi, bahkan tak terpisahkan satu sama lain. Tidak hanya main bersama, mereka juga tidur dan makan bersama.

Persahabatan unik Sappy dan Dakota sudah berjalan bertahun-tahun tanpa pernah ada pertengkaran diantara keduanya, hingga kini. Denice mengungkapkan bahwa Sappy dan Dakota memberinya kebahagiaan melalui kebersamaan mereka. Tak jarang Denice terharu, saat ia menunggangi Dakota maka Sappy akan berlari-lari seperti seekor anjing mengikuti Dakota. Sappy begitu mencintai Dakota, untuk selamanya.

Courtesy: Denice Kinney