Salah satu yang harus diingat oleh para pemelihara kucing adalah memberitahukan peliharaan mereka pada keluarga, agar peristiwa di Pittsburgh, Pennsylvania, tidak terjadi lagi. Kisahnya berawal dari seorang kakek berusia 82 tahun penderita penyakit alzheimer dipindahkan ke rumah jompo oleh keluarganya, karena ia tidak lagi mampu hidup sendiri. Paul Russel, seorang kerabat, teringat bahwa si kakek memelihara kucing. Maka ia pun sering mendatangi rumahnya untuk memberi makan seekor kucing yang dinamai sama dengan jenisnya, Siam.

Setelah sekian lama memberi makan si kucing, tiba-tiba Paul dikejutkan oleh pergerakan sesosok mahluk di bawah tempat tidur. Paul tidak menyangka bahwa ada kucing lain di rumah itu! Lebih mengenaskan karena kucing berbulu calico tersebut hanya menyerupai kucing di bagian wajah, sementara seluruh tubuhnya tertutup bulu gimbal seperti gurita. Maka ia dijuluki “Octo-puss” atau kucing gurita. Paul pun awalnya tak percaya bahwa yang dilihatnya adalah seekor kucing.

Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center
Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center

Kucing itu dinamai Hidey oleh Paul, diambil dari kata “Hide” yang berarti bersembunyi. Setiap kunjungan Paul, kucing itu terlalu takut menampakkan diri. Parahnya, karena tak diketahui keberadaannya maka kondisi Hidey makin lama makin memburuk. Ia bahkan menjadi sulit bergerak akibat bobot bulunya, serta tubuh yang terlampau gemuk.

Paul kemudian membawa Hidey ke pernampungan hewan Animal Rescue League and Wildlife Shelter di Pittsburgh untuk meminta pertolongan. Penampungan yang berafiliasi dengan Western PA Humane Society itu, melalui juru bicaranya, Caitlin Lasky, menyatakan tak pernah menemukan kasus kucing gimbal separah Hidey. Pihaknya berjuang keras demi menyelamatkan nyawa Hidey.

Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center
Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center

Seluruh bulu gimbal di tubuh Hidey lalu dicukur, dan menghasilkan berat 1kg yang membuat Hidey sulit bergerak dengan beban seberat itu. Kemudian Hidey mulai menjalani pengobatan akibat iritasi parah pada kulitnya, serta melakukan diet agar kembali pada berat badan normal.

Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center

Ketika kondisi Hidey mulai membaik, Hidey diperbolehkan pulang untuk dirawat oleh keluarga barunya yang sebenarnya sudah dikenal Hidey sejak lama, yaitu Paul. Hingga kini Hidey masih sering bersembunyi, tetapi ia mulai terbiasa berhubungan dengan orang-orang baru. Hidup Hidey memang tak semestinya berhenti ketika sang pemilik pergi, karena masih ada orang-orang baik seperti Paul yang peduli akan kehidupannya.

Picture: Animal Rescue League Shelter & Wildlife Center