Alan James adalah seorang petani di Penrhyncoch, North Wales, yang memiliki 15 ekor anjing untuk membantunya bekerja. Salah seekor anjing milik Alan bernama Pero, anjing gembala pintar yang giat bekerja. Demi membantu pertanian di wilayah Cumbria, Alan menghibahkan Pero agar bisa membantu di sana. Maka Alan pun mengajak Pero melakukan perjalanan sejauh 386 km untuk memberinya pekerjaan baru. Pero tampak gembira, namun Alan tak tahu jika kegembiraan Pero berasal dari anggapannya diajak berpetualang ke Cumbria. Bukan untuk ditinggal di sana.

Bisa dibayangkan betapa sedihnya Pero ketika ia tahu ternyata tak diajak pulang. Tapi itu hanya kesedihan sesaat, tanpa pikir panjang Pero memutuskan untuk kabur. Tujuan Pero sangat jelas, yaitu pulang. Pero tak mengerti jarak, sehingga 386 km pun tak membuat niatnya surut. Tekad Pero sudah bulat, ia akan pulang.

12 hari sejak berita kehilangan Pero diterima Alan, tiba-tiba saja keluarga Alan dikagetkan dengan kemunculan sosok yang sangat dikenal mereka. Pero! Dalam 12 hari Pero berhasil kembali sampai di rumah lamanya, ia tak henti mengibaskan ekor. Kedatangan Pero juga disambut oleh teman-teman lainnya. Pero tampak sangaaat bahagia. Sementara Alan tak habis pikir bagaimana Pero dapat menempuh perjalanan sedemikian jauhnya dengan berjalan kaki? Perjalanan Pero yang penuh risiko itu ditutup dengan kebahagiaan yang ia dambakan. Keluarga dan rumah Alan James merupakan semangat bagi Pero untuk terus berjalan dengan semangat.

Tak semua anjing bersedia dihibahkan, mereka akan menggunakan segala cara untuk pulang. Seperti Pero.