Hidup Luna bermula ketika ia ditemukan oleh seekor anjing di halaman belakang. Sthéfanie, sang pemilik anjing, langsung menolong Luna yang saat itu terendam dalam genangan air hujan. Luna basah kuyup dan menggigil kedinginan. Teman Sthéfanie, Júlia Braule-seorang penyuka kucing langsung menawarkan bantuan untuk merawat Luna.

Photo. Júlia Braule

Sayangnya, meski ayah Júlia juga suka kucing, namun tidak demikian dengan ibunya. Maka Júlia hanya diperkenankan merawat dan mencarikan rumah bagi Luna dalam dua hari saja. Menurut ibu Júlia, kucing adalah hewan yang dingin dan tak tahu diri. Duh, serem ya! Apalagi Cookie, anjing peliharaan keluarga Júlia malah ketakutan melihat Luna. Lengkaplah sudah kehadiran Luna sangat tidak diinginkan. Padahal Luna cuek saja menjelajahi seisi rumah. Ia benar-benar tidak peduli dengan anggapan ibu Júlia, maupun Cookie.

Photo. Júlia Braule

Keesokan hari, ketika bangun tidur, ibu Júlia dikejutkan dengan suara dengkuran dan bulu lembut. Rupanya ada Luna tertidur di lengannya. Wajah Luna begitu imut dan lucu, sehingga ibu Júlia tak tega membangunkannya.

Photo. Júlia Braule

Tak sampai di situ, Luna juga mengikuti langkah ibu Luna beraktifitas seharian. Untuk pertama kalinya ibu Júlia merasa ada teman kecil yang menemani. Tak cuma ibu Júlia, Cookie pun mulai merasakan hal serupa. Ia punya teman bermain, bahkan makan dan tidur siang bersama. Luna tak malu menangis ketika ayah Júlia membawa Cookie jalan-jalan, sementara Luna harus menunggu di rumah. Seolah tak ingin berpisah dengan Cookie sebentar saja.

Photo. Júlia Braule

Selain sang ibu dan Cookie, ayah Júlia pun kini punya teman kecil yang menemaninya bekerja serta menonton tv. Dalam satu hari saja, Luna sudah membuat perubahan luar biasa di keluarga Júlia.

Photo. Júlia Braule
Photo. Júlia Braule

Bila semula Luna hanya memiliki waktu 2 hari untuk tinggal di rumah Júlia, tak terasa 2 bulan terlewati dan Luna masih bersama keluarga Júlia yang mencintainya. Ya, ibu Júlia bahkan mencari Luna bisa tak melihat anak berbulu tabby itu bersamanya. Sang ibu juga tak mempermasalahkan ketika Luna mengganggunya bekerja, ia malah mengatakan Luna ingin membantunya bekerja. Hanya dalam waktu singkat Luna telah mengubah anggapan negatif ibu Júlia tentang kucing.

Photo. Júlia Braule

Hari demi hari berganti, bila dahulu ibu Júlia hanya memperbolehkan Luna tinggal 2 hari, kini ia tak ingin kucing mungil itu memiliki rumah baru. Karena Luna telah menemukan rumah selamanya, yakni rumah yang ia tinggali bersama keluarga Júlia. Bahkan saat Júlia sedang bepergian, justru sang ibu yang tak kuasa untuk memamerkan aksi Luna pada Júlia dengan mengirimkan foto-foto Luna. Ia juga tak henti membanggakan Luna. Kucing adalah hewan dingin dan tak tahu diri? Hmm.. Itu duluuu, sebelum ibu Júlia jatuh cinta pada Luna.

Photo. Júlia Braule