Sejak dulu warga Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi percaya bahwa mengawinkan kucing bisa mendatangkan hujan. Bahkan bisa dikatakan sudah menjadi tradisi yang dilakukan jika terjadi kemarau panjang, namun ritual bernama ‘Kucing Mantu’ tersebut selama 30 tahun terakhir tidak dilakukan lagi akibat perbedaan pendapat warga. Namun beberapa tahun belakangan digelar kembali.

Seekor kucing jantan dan betina, layaknya pengantin akan ditandu dan diarak keliling desa secara terpisah lalu dipertemukan di penghujung desa, lalu dibawa masuk ke pelataran makam Mbah Kopek. Sesampainya di sana, kedua hewan lucu itu kemudian dibawa ke Sendang Kuno, sebuah tempat yang diyakini menjadi sumber penghidupan warga, kemudian mereka dimandikan, sekaligus menjadi acara puncak perkawinan keduanya. Bahkan warga pun ikut mandi di sana karena akan membawa berkah.

Warga Desa Kumendung meyakini bahwa kucing adalah simbol hewan yang mampu menjadi perantara mendatangkan hujan, karena kucing sangat dikenal jarang sekali, bahkan tidak pernah mandi menggunakan air.