Sekitar 500 anjing, 300 kucing, 8 kuda dan kelinci hidup bersama di penampungan Noah’s Ark yang terletak di Johor Baru, Malaysia. Sebelumnya, penampungan yang dibangun oleh Raymund Wee tahun 1995 itu berada di Singapura. Namun akibat populasi yang kian membesar, maka mereka pun pindah ke Malaysia. Diantara hewan-hewan kaki empat, beberapa ekor monyet juga tinggal di sana. Para hewan hidup rukun, tanpa perlu memisahkan satu dengan yang lain. Tempat yang sangat indah dibanding jalanan, dimana mereka tinggal sebelumnya.

noahs

Salah seekor penghuni penampungan adalah seekor anjing bernama Alva. Dulu, Alva diselamatkan ketika ia hanyut terbawa banjir di tahun 2007. Saat itu usia Alva 3 tahun, dan bertahun-tahun kemudian Alva belum juga mendapatkan adopter. Ia tetap tinggal di penampungan dan sangat sayang pada semua saudaranya di sana. Bahkan ia rela berkorban bagi mereka.

Hari itu tak seorangpun tahu ada bahaya yang mengancam para penghuni di sana, kecuali Alva. Sesosok ular kobra dengan panjang sekitar 2.5 meter menyusup masuk ke area penampungan, tanpa disadari oleh para hewan lainnya. Sementara Alva langsung bergerak untuk melindungi saudara-saudaranya. Tak terlalu lama berpikir, Alva memutuskan untuk menyerang ular tersebut. Ia mengerti bahwa tindakan tersebut sangat berisiko, namun risiko akan menjadi lebih besar bila ia membiarkan ular itu berkeliaran.

Alva berusaha mengusirnya dengan menakut-nakuti si ular agar pergi dari area penampungan. Perkelahian itu berlangsung singkat. Sang kobra berlari dengan cepat menjauhi Alva, dengan luka di tubuhnya. Tapi sayang… Alva terkena gigitan, racun dari ular berbisa menjalar dengan cepat. Alva pun terjatuh, tergolek lemas, lalu tak lama kemudian ia meninggalkan saudara-saudaranya di penampungan dengan tenang.

Kepergian Alva menyisakan air mata, juga tangis para petugas penampungan yang berusaha menyelamatkan Alva namun tak mampu menghentikan racun mematikan di tubuh anjing pemberani berusia 9 tahun itu. Alva adalah simbol keberanian dan cinta kasih seekor anjing yang lebih memikirkan saudaranya, dibanding dirinya sendiri. Selamat jalan Alva, pengorbananmu tak akan pernah sia-sia.