Trey masih berusia 5 minggu ketika ia mendatangi rumah Karla Weller-Barkley sambil menyeret kaki. Trey terlahir cacat dengan kaki belakang lumpuh, tapi ia tak putus asa. Meski hidup liar sedari bayi, Trey tahu untuk mencari pertolongan. Karla adalah pendiri kelompok penyelamat kucing Keller’s Kats di Walworth, New York, yang tentu saja tak membiarkan Trey hidup dalam penderitaan di luar sana. Sejak kedatangannya, Trey tinggal di rumah Karla.

Courtesy. Keller’s Kats

Tak lama dari kehadiran Trey, seekor anak kucing berbulu tuxedo mendatangi penampungan Karla. Dia adalah Delilah. Kucing dengan usia tak jauh dari Trey yang juga mengalami kelumpuhan kaki belakang. Sama seperti Trey, Delilah pun tak mau menyerah akan hidupnya. Ia mencari pertolongan dengan mendatangi penampungan Karla.

Seolah sudah ditakdirkan untuk hidup bersama, Trey menyambut gembira ketika Karla membawa pulang Delilah. Tanpa membutuhkan banyak waktu, Trey dan Delilah langsung bersahabat, bahkan seperti saudara. Mereka selalu terlihat bersama setiap saat. Trey menyayangi Delilah, demikian pula sebaliknya. Meski terlahir tak sempurna, namun Trey dan Delilah saling menyempurnakan satu sama lain.

Courtesy. Keller’s Kats

Tak berhenti sampai di situ. Suatu hari Karla membawa pulang Spirit, kucing kecil yang ia selamatkan dari jalanan. Spirit mengalami Cerebellar Hypoplasia sejak lahir, kondisi yang tak memungkinkannya untuk hidup di luar rumah. Ia membutuhkan keluarga. Ternyata tak hanya Karla yang melindungi dan menyayangi Spirit, tetapi juga kedua saudara kucingnya, Trey dan Delilah.

Courtesy. Keller’s Kats

Trey dan Delilah menyambut Spirit dengan penuh kasih. Sama seperti saat mereka disambut pertama kali oleh sang ‘ibu’, Karla. Kini ketiga kucing dengan keterbatasan itu, berbagi hidup dalam satu rumah yang menentramkan. Kebahagiaan membuat segala kekurangan yang mereka miliki seakan tak ada lagi, kasih sayang dan kebersamaan telah membuat hidup mereka terasa begitu indah dan sempurna.

Courtesy. Keller’s Kats