Setahun lalu, di salah satu ruas jalan di Leon, Spanyol, seekor kucing kecil diselamatkan dan dibawa ke klinik hewan yang juga penampungan, Leon Vegano Animal Sanctuary. Di sana ia mendapatkan nama, yakni Cody.

Berbeda dengan kucing kecil lainnya, Cody tampak tak terlalu aktif. Ternyata kucing berusia 6 bulan tersebut menderita herpes dan kelainan pada hati yang menyebabkan Cody kesulitan untuk menyaring racun dalam tubuh agar tidak mengontaminasi darah, sehingga memungkinkan merusak sistem tubuhnya. Menyadari kondisi Cody yang buruk, maka pihak penampungan mengadopsi Cody sebagai penghuni agar dapat senantiasa memantau kondisinya.

Perlahan kondisi Cody membaik. Meski tak seaktif kucing pada umumnya, namun Cody senang bermain dengan para petugas penampungan. Ia juga tak segan menjadikan peralatan kerja sebagai tempat tidur, lalu bermanja-manja dengan siapapun yang ditemuinya.

Namun kelainan yang diderita Cody membuat beberapa fungsi organ lainnya terganggu. Ia mengalami beberapa komplikasi yang membuat kondisi kesehatannya tak stabil, tetapi kegembiraan Cody tak mengalami perubahan. Ia tetap menjadi kucing yang ramah dan penyayang, seakan menunjukkan bahwa Cody tak mau menyerah atas penyakitnya. Tak hanya itu, Cody seakan bisa merasakan penderitaan hewan lainnya yang dibawa ke klinik, maka ia pun ikut merawat mereka.

Sejak itu, Leon Vegano Animal Sanctuary memiliki petugas paramedik baru, yaitu Cody. Tugasnya adalah merawat hewan apapun sesuai yang diinginkannya. Cody boleh menginap di kandang mereka, atau bermain bersama mereka. Hasilnya, berkat Cody proses kesembuhan para hewan bisa lebih cepat.

Pasien Cody pun beragam, dari sesama kucing, lalu anjing, juga ayam, bahkan kambing. Malah mereka seolah jadi bersahabat. Cody merupakan anugrah yang luar biasa, seekor kucing sakit yang tak pernah risau akan derita yang ia miliki, namun justru sanggup memberikan kesembuhan pada hewan lain.