Tidak semua anjing yang bisa ‘diubah’ menjadi panda, karena ‘penjelmaan’nya bukan dengan mengenakan kostum. Pernah, waktu anjing panda ini ngetren, orang mencari jenis anjing tersebut ke toko hewan. Salah satunya toko yang dimiliki oleh Hsin Ch`en, dimana ia sendiri belum pernah menemukan anjing yang sedang diperbincangkan banyak orang dan diburu kepemilikannya.

Selidik punya selidik, Hsin Ch`en menyatakan yang dimaksud anjing panda itu adalah jenis anjing chow yang di-‘make up’ menyerupai panda. Kenapa anjing chow? Karena memiliki bulu tebal dan halus, kakinya tidak bengkok sehingga jalannya tampak kaku. Selintas bisa mirip panda, hanya warna bulunya saja yang harus di’vermak’ agar mirip panda.

Menurut Hsin Ch`en yang memiliki toko hewan di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, banyak orang tertipu dengan anjing panda, disangka merupakan ras anjing baru dan langka. Padahal untuk grooming dan mewarnai bulunya hanya memerlukan waktu 2 jam saja, warna tersebut akan hilang dalam waktu 7 minggu. Memang lucu sih… Tapi kalau dipikir-pikir, jika memang sayang pada anjing mengapa harus mewarnai bulu mereka demi kesenangan pemilikinya ya? Nanti malah anjingnya kehilangan jati diri :p