Gadis kecil berusia 7 tahun, Molly, sangat sayang pada anjingnya yang bernama Haus. Demikian pula Haus pada Molly. Mereka sering menghabiskan waktu bermain bersama di halaman belakang rumah, namun yang terjadi di hari itu sangat memilukan. Tanpa diduga seekor ular berbisa menyusup ke dalam pagar rumah keluarga DeLuca, orang tua Molly, di Florida, Amerika, dan siap menerkam Molly. Hanya Haus yang menyadari bahaya mengancam gadis kecil favoritnya, maka Haus pun secepat kilat bertindak.

Tindakan Haus bertepatan dengan gerakan ular tersebut menyerang Molly. Saat itu ibu Molly, Donya, melihat Haus menjadi tameng bagi putrinya tanpa memikirkan keselamatan sendiri. Anjing german sheperd berusia 2 tahun itu begitu gagah melindungi Molly dan berbalik menyerang ular tersebut sampai si ular lari keluar pagar. Molly selamat, namun Haus ambruk dengan 3 luka gigitan ular mengenai tubuhnya.

Donya segera melarikan Haus ke rumah sakit Connechusett Animal Hospital, racun yang menjalar di tubuh Haus sangat membahayakan jiwanya. Beruntung Haus selamat, namun kondisinya masih tidak stabil. Dokter belum bisa memastikan racun ular tidak menimbulkan efek apapun pada Haus, sehingga masih dilakukan observasi hingga kini. Meski Donya mengabarkan bahwa Haus mengalami kemajuan, tetapi biaya yang harus dikeluarkan untuk menyembuhan Haus kian membengkak. Sehingga Donya menggalang donasi bagi Haus melalui gofundme, ia juga memohon doa agar Haus mampu memperjuangkan hidupnya dan kembali bermain bersama Molly.