Hubungan Sissy, seekor anjing miniature schnauzer, dengan Nancy Franck sudah seperti anak dan ibu. Layaknya anak-anak, Sissy tak bisa terlalu lama menahan kerinduan  pada sang ibu. Maka tanpa pikir panjang Sissy kabur dari rumah dan berlari menyusuri 15-20 blok atau sekitar 3-4km dari rumahnya untuk mendatangi rumah sakit Mercy Medical Center di Iowa, tempat dimana Nancy dirawat dalam pemulihan pasca operasi kanker. 

 

Sebuah kamera CCTV menangkap sosok anjing memasuki lobby, lalu mondar mandir ke sana kemari seolah kebingungan. Sissy tak menyangka kalau gerak geriknya tertangkap kamera, sehingga seorang petugas keamanan menghampirinya. Dari kalung yang ia kenakan, diketahui bahwa ia adalah anjing milik Nancy. Lucunya suami Nancy, Dale, menyatakan bahwa Sissy tahu di lantai berapa ruangan Nancy tetapi dia kebingunan mencari lift untuk membawanya ke atas, sehingga ia mondar mandir di lobi sampai nyaris frustasi.

Pihak rumah sakit yang awalnya tak memperbolehkan hewan memasuki ruangan membuat perkecualian bagi Nancy dan Sissy, ikatan batin antar mereka dianggap mampu saling menguatkan dan memberi kesembuhan bagi Nancy lebih cepat. Maka Sissy diperbolehkan menengok ‘ibu’nya, namun lain kali ia tak diperbolehkan datang sendiri, karena lalu lintas cukup ramai sehingga Sissy harus diantar Dale, atau Sarah-anak Nancy.