Hal yang paling menyedihkan bagi pemilik hewan adalah ketika peliharaan mereka harus berpulang, demikian halnya dengan Jane dan anaknya, Izzy, yang tinggal di Australia. Mereka harus mengikhlaskan kepergian Saskia atau Sissy, kucing peliharaan berumur 18 tahun. Izzy bahkan baru bisa berhenti menangis ketika tidur.

Kesedihan mereka rupanya diperhatikan oleh seekor burung magpie, sejenis burung asli Australia, yang rupanya sering berada di belakang rumah Jane. Perlahan burung yang kemudian diberi nama Maggie itu mendekati Jane, lalu mengikutinya dan pergi. Jane merasa jika Maggie ingin berteman dengannya, namun masih malu-malu dan takut. Maka ia pun melemparkan makanan yang membuat Maggie lebih berani mendekat. Bahkan setiap pagi, Jane melihat Maggie sudah datang untuk mengajaknya bermain. Baik Jane maupun Izzy akhirnya mengerti bahwa Maggie tak suka mereka terus menerus dirundung kesedihan, Maggie membawa kegembiraan lain dalam keluarga mereka. Padahal jenis burung magpie terkenal agresif dan membahayakan, namun tidak pada Maggie. 

Dalam waktu seminggu saja Maggie sudah duduk di pangkuan Jane, juga bermain-main di halaman dengan Izzy. Kebahagiaan keluarga Jane dulu bersama kucing Sissy merupakan kenangan manis yang tidak seharusnya terus diratapi, Maggie menyadarkan mereka akan hal itu.

“She is a little miracle and we are very lucky!” – Jane