Coconut adalah nama seekor kucing berbulu putih sedikit kusam seperti kelapa, dari situlah namanya berasal. Sejak ditemukan, Coconut hanya memiliki peluang hidup selama 72 jam. Jika tak ada adoter dalam batas waktu tersebut, maka Coconut akan di-euthanasia.

Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary

Kucing malang yang ditemukan berusia 5 bulan itu memang berada di atas daftar euthanasia, karena memiliki kelainan pertumbuhan sejak lahir. Berat badannya tidak sampai 2-3 kg, seperti kucing normal pada umumnya, bahkan tak sampai 1 kg! Maka peluang Coconut untuk selamat sangatlah tipis. Sampai seorang lelaki berjanggut, berwajah sangar, mengulurkan kasih sayang padanya. Sejak itu Coconut selalu bersyukur telah diberi kesempatan hidup, ia pun tak pernah berhenti memeluk ‘ayah’nya.

Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary
Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary

Coconut memiliki rumah dan keluarga yang sangat didambakannya. Ia juga sangat mengagumi dan bangga akan sang ayah. Tak seperti tampangnya, ayah Coconut ternyata berhati lembut dan menyayangi Cococut dengan sepenuh hati. Bahkan sang ibu menyatakan, Coconut memang mengidolakan ayahnya. Kemanapun Coconut selalu ikut dan minta digendong.

Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary

Tak sebatas itu, Coconut selalu menemani ayahnya tidur, bekerja, nonton tv, dan segala kegiatan lain. Coconut tak ragu ‘bertengger’ di bahu, sedari kecil sampai sekarang usia Coconut telah mencapai 2 tahun. Berat badannya pun telah lebih dari 2 kg pada saat ini. Kemungkinan tubuh Coconut tak akan membesar lagi, tapi selama sehat mengapa harus dipermasalahkan bukan? Lagi pula kebahagiaan Coconut sehari-hari membuatnya jauh dari penyakit. Coconut begitu menikmati hidupnya saat ini, hal yang tak mungkin ia rasakan bila sang ayah tak muncul dalam 72 jam penentuan hidupnya.

Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary
Courtesy: Kitty Adventure Rescue League & Sanctuary