Pernah membayangkan di bank tidak ada uangnya? Rakyat Uzbekistan tak perlu membayangkan, karena kenyataannya memang tidak ada uang di bank akibat negara tersebut sedang mengalami kesulitan keuangan yang sangat parah. Semakin minim orang memiliki uang untuk menabung, bahkan nasib guru di Kota Nukus, Uzbekistan, harus menerima bayaran gaji berupa anak ayam. Tak mungkin bisa ditabung kan?

Uang tunai di sana menjadi langka, sehingga banyak orang menggunakan barang sebagai alat tukar. Sebelum anak ayam yang baru lahir beberapa hari menjadi bayaran gaji, tahun lalu para guru menerima gaji berupa kentang, lobak dan labu. Ternyata tahun ini pun kehidupan mereka tidak membaik, namun mereka mengaku tetap bekerja. Sebenarnya harga anak ayam lebih mahal ketimbang ayam potong yang dijual di pasar, namun untuk membesarkan anak ayam seharga Rp 33.28 per ekor itu tetap membutuhkan biaya, dimana mereka tak memilikinya. Sehingga malah menyulitkan.

Seorang pejabat negara di sana juga mengaku tak menerima gaji selama 2 bulan terakhir, akibat bank tak memiliki uang tunai untuk membayar. Situasi Uzbekistan semakin memprihatinkan, namun penduduk di sana masih percaya bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan ekonominya. Semoga.

  • Gorya Hassan

    Tutup aja negaranya, dinyatakan bangkrut gkgk