Bila 40 tahun lalu Maria Jose Vieira Martins mengikuti saran dokter, mungkin wanita asal Brazil ini tak akan pernah bangga melihat anaknya memberi banyak semangat pada dunia. Dulu, Maria diminta dokter untuk merelakan anaknya meninggal daripada terlahir cacat. Bahkan tak sedikit orang yang menyarankan agar Maria tak memberi makan anaknya setelah lahir, agar si anak yang diberi nama Claudio Viera de Oliveira itu meninggal.

Sejak bayi, kehidupan Claudio memang sudah penuh dengan rasa kasihan dari setiap orang yang melihatnya. Kaki dan tangan Claudio tumbuh tak normal, terlebih kepalanya yang terkulai ke belakang tubuh sehingga berada di posisi terbalik. Namun Maria tak mau “membunuh” darah dagingnya sendiri, ia membiarkan Claudio memutuskan yang terbaik bagi hidupnya. Meski pernah mengalami kesulitan bernapas, terbukti Claudio berjuang untuk tetap hidup. Bahkan ia membiasakan diri untuk melakukan banyak hal sesuai keadaannya. Claudio tumbuh menjadi anak yang ceria dan penuh percaya diri, berkat dukungan sang ibu.

Kini Claudio sudah berusia 40 tahun. Ia lulus dari State University of Feira de Santana dan memiliki kualifikasi sebagai seorang akuntan. Claudio juga seorang pembicara dan motivator, serta penulis. Baru-baru ini Claudio merilis sebuah buku yang berisi perjalanan hidupnya, dimana ia menulis sendiri dengan menggunakan mulutnya. Perjuangan Claudio dalam menjalani kehidupan dan berdamai dengan keadaannya begitu mengagumkan, ia telah menjadi semangat bagi siapapun untuk tidak kenal kata menyerah.