Tak ada yang aneh dalam kehidupan Sri Hartati. Ia bekerja sebagai seorang PNS dan berumah tangga seperti wanita pada umumnya. Sampai suatu hari di tahun 2009, mendadak ia sakit parah tanpa diketahui sebabnya. Sri yang tinggal di Kabupaten Pekalongan itu dilarikan ke rumah sakit, namun dokter tak bisa membantunya, malah memvonis umur Sri hanya tinggal seminggu lagi.

Kondisi Sri kala itu memang mengenaskan. Tubuhnya dingin, merasakan nyeri luar biasa pada lambung kanan, dan anehnya punggung Sri mengeluarkan aroma busuk. Tetapi ia tidak meninggal seperti yang diprediksikan oleh dokter, Sri mampu bertahan hidup meski tak tahu harus bagaimana mengobati keadaannya. Keanehan pun terjadi, di periode tahun 2009-2010, anak dan suami Sri kerasukan mahluk halus. Namun diyakini bahwa itulah awal Sri mengalami perjalanan spiritual yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Sri tiba-tiba sembuh total di tahun 2010 setelah sang suami yang tengah kerasukan memegangnya, dan sejak saat itu secara gaib Sri mengaku ayat-ayat berbahasa Arab muncul di kepala, dada serta punggungnya. Agar mudah dimengerti orang lain, maka Sri menulisnya dalam bahasa latin. Lalu keseluruhan ayat tersebut ia kumpulkan bahkan kini dibukukan menjadi sebuah Alkitab bernama Na’sum yang terdiri dari 317 halaman berisi tuntunan hidup seperti kitab keagamaan pada umumnya.

Alkitab Na’sum saat ini sudah tersebar di beberapa kota di Indonesia, Sri juga selalu memberi alkitab tersebut bagi siapapun yang menginginkannya. Sri mengaku bahwa dirinya adalah seorang utusan Tuhan yang telah dipilih untuk menyebarkan kebajikan di dunia melalui ayat-ayat yang tersampaikan secara gaib padanya.