Dalam sebuah acara lelang tertutup di Jerman, seorang pria dengan menggunakan kode “888” membeli sekitar 50 benda peninggalan Nazi dan sang pemimpin, Hitler, untuk menambah koleksi benda-benda serupa di museum pribadinya. Uniknya, pria tersebut bukan berasal dari Jerman, melainkan Argentina. Ia tergila-gila pada Hitler sehingga tak ragu menghabiskan Rp 9 miliar dalam satu kali acara pelelangan.

Beberapa barang yang didapatkan pria tersebut adalah sepasang pakaian sutra milik Hermann Goering dan sebuah cawan yang digunakan Hermann untuk bunuh diri sebelum dieksekusi mati oleh pengadilan Nuremberg pada 1946. Serta satu yang menurutnya sangat berharga, yakni jaket yang pernah dikenakan oleh Adolf Hitler.

Seorang wartawan media Jerman Bild berhasil menyusup dalam lelang bertajuk “Hitler and the Nazi Grandess” tersebut, dan membocorkan kegiatan di dalamnya yang sebenarnya tidak boleh dipublikasikan. Termasuk soal si pria “888”. Adapun barang-barang lelang merupakan koleksi pribadi milik John K. Latimer, seorang dokter di pengadilan Nuremberg.

Acara lelang yang diadakan di Hermann Historica itu mendapat kecaman keras dari Josef Schuster yang merupakan ketua dari The Central Council for Jews (CCJ), semacam persatuan kaum Yahudi di Jerman. Schuster menyatakan barang-barang tersebut seharusnya tidak diperjualbelikan, sesuai peraturan yang berlaku tentang pelarangan pendistribusian barang-barang, simbol-simbol, dan slogan-slogan yang berkaitan dengan Nazi.